Berkah Lebaran, Pedagang Pembuat Anyaman Ketupat Banjir Pesanan

May 15, 2021 08:12
Trianah (35) pedagang anyaman ketupat yang sedang melayani pembeli di Pasar Besar Kota Batu (foto: Mariano Gale/Jatim Times)
Trianah (35) pedagang anyaman ketupat yang sedang melayani pembeli di Pasar Besar Kota Batu (foto: Mariano Gale/Jatim Times)

BATUTIMES- Ketupat merupakan tradisi kuliner yang disajikan pada Hari Raya Idul Fitri. Banyak orang yang membuat ketupat sendiri dan ada juga yang memesan ketupat siap saji. Hal itu, membuat para pedagang anyaman ketupat banjir pesanan dari beberapa orang.

Salah satunya, Trianah (35) pedagang ketupat di Pasar Besar Kota Batu yang mengaku telah banyak menerima banyak pesanan membuat ketupat. Pesanan itu muncul sejak 2 hari sebelum lebaran, bahkan 5 hari setelah lebaran.

"Hari pertama saya jualan 700 biji itu habis. Alhamdulillah ini berkah lebaran. Karena kalau hari hari biasa gak ada yang beli. Ketupat ini bagian dari tradisi masyarakat yang biasa dihidangkan di lebaran," ujarnya.

Saking banyaknya pesanan, anaknya yang masih sekolah di bangku 4 SD juga turut membantu untuk berjualan. "Iya Sampek dibantu sama anak saya. Kalau suami sibuk kerja juga," ujarnya.

Sebelumnya, Trianah adalah pedagang sayur di Pasar Besar, akan tetapi jelang lebaran ini banyaknya permintaan untuk membuat ketupat. Sehingga, Trianah beralih untuk membuat ketupat.

"Setiap jelang lebaran saja, saya jualan ketupat. Karena hasilnya lumayan. Jualan ketupat jelang lebaran ini sudah sejak tahun 2010," ujarnya.

Untuk setiap ikatnya yang berisi 10 biji ketupat, dijual dengan harga Rp 10 ribu. Harga tersebut menurutnya tidak mengalami kenaikan harga dari tahun tahun sebelumnya.

"Saya ambil janur dari Tumpang. Saya pesan dan memang sudah langganan saya tiap tahun. Jadi sebelum 2 hari sebelum lebaran pasti dikirim," ujarnya.

Topik
ramalan cintaketupatKota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru