Sabet Gold Medal di Ajang Internasional, Lima Mahasiswa FT UB Ubah Limbah Jadi Energi

May 15, 2021 03:00
Tim Legi Techno yang terdiri dari mahasiswa FT UB (Ist.)
Tim Legi Techno yang terdiri dari mahasiswa FT UB (Ist.)

MALANGTIMES – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) Malang kembali menorehkan prestasi di ajang Internasional.

Kelima mahasiswa yang tergabung dalam Tim Legi Techno dan berhasil menyabet medali emas tersebut yakni Ihza Aulia Rahman, Abdul Mudjib Sulaiman, Rizki Chandra Maulana, Anima Rahmatika, dan Charis Maulana.

Kelima mahasiswa tersebut berhasil mendapatkan medali emas di ajang Young Invention Scientific Fair 2021.

“Kami di ajang ini mendapatkan gold medal pada kategori Environtmental Science,” ujar Ihza, salah satu perwakilan Tim Legi Techno.

Gelaran tersebut diadakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) pada April lalu.

gold

Ihza juga menambahkan jika ide yang didapatkan tersebut bermula dari beberapa literatur dan studi kasus yang mana banyak ditemukan tentang berbagai limbah yang merugikan lingkungan.

Limbah yang dimaksud tersebut adalah limbah cair panas, sampelnya mereka ambil dari Pabrik Gula (PG) Krebet Bululawang. Limbah industri tersebut dirasa dapat dimanfaatkan kembali secara maksimal dengan mengubah energi panas menjadi energi listrik.

Selain itu, limbah cair yang diolah oleh sebuah alat prototipe yang mereka buat juga dapat menghasilkan air olahan limbah yang sudah terfiltrasi menjadi air bersih sehingga tidak mencemari lingkungan.

“Proses pengerjaan karya ini cukup terbilang panjang, mulai dari tahap perancangan desain alat dan rangkaian elektronika, simulasi software, dan pembuatan prototipe alat,” ucapnya ketika dihubungi MalangTIMES (12/5/2021).

Dari hasil uji coba menggunakan prototipe alat tersebut, suhu limbah cair yang mencapai 100 derajat celcius dapat menghasilkan listrik sebesar 900 watt perjam dan air bersih sebanyak 400 GPD.

Karya ilmiah ini nantinya akan dipatenkan dan didaftar ke dalam program inkubasi dan inovasi start up agar mendapat pendanaan guna mendukung keberlangsungan karya yang mereka buat. Sehingga karya tersebut dapat benar-benar direalisasikan dalam skala besar dan berguna untuk lingkungan.

“Harapannya karya ini dapat jadi inspirasi bagi teman-teman lain, dan kami dalam proses pengajuan menjadi start up dan sedang proses akhir pendaftaran hak paten,” imbuhnya.

Topik
pengolahan limbahinovasi pengolahan limbahfrozen foodMahasiswa UBriset mahasiswa UB

Berita Lainnya

Berita

Terbaru