Kemenag Kota Batu Minta Linmas Diterjunkan Antisipasi Kerumunan

May 12, 2021 19:30
Kepala Kemenag Kota Batu Nawawi. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Kepala Kemenag Kota Batu Nawawi. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Pemkot Batu memperkenankan warganya untuk menggelar salat Idul Fitri 1442 Hijriyah secara berjamaah pada Kamis (13/5/2021).

Agar pelaksanaan salat id tetap dengan protokol kesehatan yang ketat, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu terus berkomunikasi kepada 24 penyuluh di desa/kelurahan di Kota Batu.

Aturan-aturan terus disosialisasikan supaya warga bisa menggelar salat jamaah dengan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat. Tentunya untuk mengantisipasi munculnya kluster salat Idul Fitri. 

“Adanya aturan yang telah dibuat ini agar diaplikasikan untuk menghindari adanya covid-19. Jangan sampai setelah salat Id muncul kluster baru,” ujar Kepala Kemenag Kota Batu Nawawi. 

Selain bagi jamaah untuk membawa perlengkapan ibadah mandiri, berwudu dari rumah, jamaah juga diminta tidak bersalaman dan berswafoto. Hal ini agar tidak menimbulkan terjadinya kerumunan. 

”Sebaiknya tidak bersalam-salaman menghindari atau mengantisipasi covid-19. Kemudian agar tidak menimbulkan keramaian, terutama kalau swafoto. Beberapa hal ini perlu diantisipasi,” ucapnya.

Ia pun juga meminta kepada desa/kelurahan mengerahkan linmas untuk penjagaan saat salat Idul Fitri di masing-masing tempat ibadah yang menggelar salat berjamaah. Fungsinya agar bisa mengamankan jika terjadi kerumunan oleh jamaah.

“Kami juga meminta ke desa/kelurahan menurunkan anggota linmasnya supaya berjaga-jaga. Yang ditakutkan ada kerumanan setelah salat jamaah,” imbuhnya.

Topik
Kemenag Kota BatuLinmasSalat Idul FitriWisata di Lumajang ditutup

Berita Lainnya

Berita

Terbaru