Pemkab Malang Berlakukan Sanksi ASN yang Nekat Mudik

May 11, 2021 20:10
Ilustrasi ASN (foto: Pemkab Malang)
Ilustrasi ASN (foto: Pemkab Malang)

MALANGTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memberlakukan laporam dengan foto bagi aparatur sipil negara (ASN). Hal untuk untuk menindaklanjuti larangan mudik lebaran di tahun 2021 ini.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah mengatakan bahwa aturan larangan mudik lebaran bagi ASN berlaku sejak 6 hingga 17 Mei 2021. Hal itu berdasarkan SE MenPANRB No 8 tahun 2021, yang akan ditindaklanjuti dengan SE Bupati Malang.

Oleh karena itu, Pemkab Malang juga mengantisipasi ASN mudik. Karena ASN sendiri dianggap Nurman juga sebagai percontohan masyarakat dalam menerapkan aturan larangan mudik.

“Antisipasi nya melalui kewajiban mengirimkan laporan yang dilengkapi foto ASN yang bersangkutan menggunakan aplikasi foto stamp atau sejenisnya. Sepanjang minimal dapat menunjukkan identitas hari, tanggal, jam dan lokasinya,” ungkap dia.

Namun Nurman menegaskan bahwa laporan melalui foto di WhatsApp bukan yang utama, melainkan juga harus ada laporan kepada dinas tempat ASN tersebut. “(foto) WhatsApp sebagai penunjang,” tegas dia.

Sementara itu, Nurman juga menyebut pasti akan ada sanksi bagi ASN yang nekat mudik. Tapi disinggung detail mengenai hal tersebut, Nurman menegaskan sanksi tersebut sudah tertera dalam aturan.

“Pasti ada sanksi. Perangkat aturan tentang ASN sudah cukup lengkap mengatur hak dan kewajiban ASN, termasuk pelanggaran,” pungkasnya.

Topik
larangan mudikNurman RamdansyahBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru