Peduli Warga Terdampak Gempa, LPBI Lewat NU Care LAZISNU Bangun Huntara Jelang Lebaran

May 12, 2021 19:16
LPBI NU Membangun Huntara Untuk Korban Gempa (Ist.)
LPBI NU Membangun Huntara Untuk Korban Gempa (Ist.)

MALANGTIMES - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kabupaten Malang wujudkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak gempa di Kabupaten Malang.

Wujud kepedulian tersebut dicurahkan dalam bentuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga NU yang terkena dampak gempa berkekuatan 6,7 SR bulan lalu yang sempat mengguncang wilayah Malang dan sekitarnya.

Ketua LPBI NU Kabupaten Malang Rurid Rudianto mengungkapkan program ini dilakukan sebagai upaya dalam memberikan bantuan bagi warga NU yang ingin merayakan lebaran di rumah walaupun hanya dengan hunian sementara.

“Kita peruntukan bagi warga yang rumahnya rusak berat dan roboh, agar sebelum bantuan pemerintah turun, warga kita ini bisa menikmati suasana lebaran di rumah,” ungkapnya ketika dihubungi MalangTIMES.

Rurid juga menjelaskan jika pembangunan Huntara yang dinamai Rumah Bangkit dan Optimis Pulih (RUMBAOP) ini sumber pendanaannya berasal dari Lembaga NU Peduli Bencana.

“Per-unit rumah menghabiskan rincian dana Rp 6,3 juta. Sumbernya dari NU Peduli Bencana, yang merupakan gabungan dari LAZISNU dan LPBI,” ujarnya.

Sementara itu, hingga Senin (11/5/2021) kemarin sudah berdiri 7 unit RUMBAOP yakni 6 unit di Kecamatan Ampelgading dan 1 unit di Kecamatan Dampit.

Proses pembangunan RUMBAOP masih akan dilaksanakan sampai mencapai target 25 unit yang dapat berdiri jelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kami menargetkan sebelum Idul Fitri sudah terbangun 25 unit. Tidak menutup kemungkinan nanti setelah hari raya juga akan membangun lagi, namun tidak hanya hunian semenara tapi juga tempat ibadah yang rusak seperti masjid dan musala,” imbuhnya.

Selain upaya membangunkan Huntara, NU Peduli Bencana juga masih membuka penggalangan donasi bagi warga yang terdampak gempa. Namun, penggalangan donasi yang diterima tidak berupa sembako seperti mi instan tetapi berupa sayuran.

Dengan adanya donasi dan bantuan berupa sayuran, Rurid berharap agar para warga yang terdampak gempa tersebut juga memiliki pemenuhan gizi yang bagus dibandingkan hanya dengan makan makanan instan.

Topik
hunian sementara warga terdampak gempanu peduli bencanalazisnuhasil swab palsu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru