60 Ribu Lebih Wanita di Kota Malang Jadi Kepala Rumah Tangga, Dinsos-P3AP2KB Beri Bekal ini!

May 13, 2021 15:15
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Peny Indriani saat ditemui MalangTIMES.com usai menghadiri acara zoom meeting dengan Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak di Ngalam Command Center. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Peny Indriani saat ditemui MalangTIMES.com usai menghadiri acara zoom meeting dengan Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak di Ngalam Command Center. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Dinas Sosial, Perlindungan Perempuan dan Anak, Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang selalu memiliki cara untuk melatih para Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP). Dengan tujuan, para perempuan tangguh tersebut memiliki penghasilan lebih.

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Peny Indriani mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan adalah pemberdayaan dalam bentuk pemberian pelatihan kepada KRTP di Kota Malang melalui gebyar produk industri rumahan.

"Saya itu selalu melatih KRTP (Kepala Rumah Tangga Perempuan,red). Itu kita galakkan biar punya penghasilan tambahan. Tapi kalau hanya dilatih tidak dipamerkan kan mubadzir ya. Makanya kita bikin giat gebyar produk wanita," ungkapnya kepada MalangTIMES.com.

Perempuan yang akrab disapa Peny ini melanjutkan, bahwa program pelatihan dan gebyar produk industri rumahan sudah ada sejak tahun 2019. Namun untuk di tahun 2020 agenda gebyar produk industri rumahan terpaksa harus vakum terlebih dahulu karena pandemi Covid-19.

"Pada tahun 2020 vakum karena adanya pandemi. Kita dilarang bergerumbul, dilarang ini dan berkegiatan. Hanya pembinaan-pembinaan yang sifatnya terbatas lah," ujarya. 

Berdasarkan data dari Dinsos-P3AP2KB Kota Malang yang dihimpun oleh MalangTIMES.com, KRTP di Kota Malang pada tahun 2020 total terdapat sebanyak 60.368 orang. 

Dengan rincian dari masing-masing lima kecamatan yakni untuk Kecamatan Blimbing dengan 11 kelurahan memiliki 13.105 orang KRTP. Untuk Kecamatan Klojen dengan 11 kelurahan memiliki 9.935 orang KRTP. Selanjutnya untuk Kecamatan Kedungkandang dengan 12 kelurahan memiliki 12.644 orang KRTP. 

Lalu untuk Kecamatan Lowokwaru dengan 12 kelurahan memiliki 11.273 orang KRTP. Sedangkan untuk Kecamatan Sukun dengan 11 kelurahan memiliki 13.411 orang KRTP.

Berdasarkan data tersebut, warga di Kecamatan Blimbing paling banyak memiliki KRTP dari pada wilayah kecamatan lainnya. Dengan banyaknya potensi dan peluang kreativitas para perempuan di Kota Malang, nantinya di tahun 2021 berencana akan digelar gebyar produk industri rumahan.

"Kalau di tahun 2021 ini siap lagi. Semoga pandemi berhenti ya. Karena kalau saya biasanya berbicara HUT Kota Malang ada gebyar perempuan. Hari kartini gebyar perempuan. Atau Desember. Ini saya coba satu april belum memungkinkan ya, karena situasi. Di momen Hari Kartini ataupun kalau kepepet di tanggal 22 Desember di Hari Ibu. Yang berbau ibu-ibu," pungkasnya.

Topik
Dinsos P3AP2KB Kota MalangKota MalangPeny IndrianiKepala Rumah Tangga Perempuan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru