DPRD Kabupaten Malang Minta Eks Lokalisasi Girun Dipantau Berkala

May 12, 2021 20:35
Lokalisasi Girun saat dilakukan pembongkaran (foto: PT KAI)
Lokalisasi Girun saat dilakukan pembongkaran (foto: PT KAI)

MALANGTIMES - Lika-liku lokalisasi Girun nampaknya masih menjadi permasalahan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Pasalnya, pembongkaran lokalisasi Girun nampaknya juga menjadi sorotan berbagai pihak.

Betapa tidak? Pembongkaran tersebut nampaknya juga tidak disertai solusi terlebih dulu sehingga meluncurkan spekulasi bahwa pekerja seks komersial (PSK) eks lokalisasi Girun akan turun ke jalan untuk menjajakan diri.

Sehingga dalam hal ini perlu adanya pengawasan dari Satpol PP secara berkala, agar keinginan awal untuk membersihkan Kabupaten Malang dari lokalisasi tidak membuat satu permasalahan baru.

Hal ini juga membuat anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang Zia Ulhaq meminta kepada Satpol PP agar melakukan pemantauan berkala pasca-lokalisasi Girun dibongkar paksa.

“Karena lokalisasi ini memang sudah dilarang di Kabupaten Malang. Saya kira langkah Satpol PP ini harus selalu melakukan pemantauan secara berkala,” harap pria yang akrab disapa Zia ini.

Zia tidak ingin nantinya muncul lokalisasi terselubung yang justru membuat wajah Kabupaten Malang rusak di mata orang luar. Hal itu karena tidak adanya solusi tepat untuk menjadikan PSK tidak kembali ke bisnis esek-esek tersebut.

“Di Malang ini hampir banyak dulu di semua kecamatan kita punya gitu (lokalisasi) kan. Nah, ketika ini sudah ada pembiaran yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Malang dalam hal ini Satpol PP dan muncul dan tumbuh di beberapa kecamatan lokalisasi yang terselubung,” ungkapnya.

Untuk memudahkan sosialisasi terkait hal tersebut, Zia berharap Satpol PP dapat memasang spanduk sosialisasi di wilayah yang berpotensi adanya lokalisasi.

“Minimal spanduk itu akan memberikan efek bagi masyarakat. Dia (masyarakat) akan berpikir untuk berkenalan dengan (lokalisasi) itu,” tegas Zia.

Namun jika lokalisasi tersebut terlanjur ramai didatangi orang tentunya Pemkab Malang harus memberikan perhatian penuh agar ke depannya tidak ada lagi hal serupa.

“Tapi kalau pun baru ramai, baru didatangi ya ini yang keliru. Artinya paradigmanya harus dirubah. Harus dirubahnya, ya harus dilakukan sweeping terus menerus,” pungkasnya.

Topik
Eks Lokalisasi Girunpsk eks lokalisasi girunDPRD Kabupaten MalangZia UlhaqSatpol PP Kabupaten Malangmarhaendra

Berita Lainnya

Berita

Terbaru