Dapat Jatah Vaksin Astrazeneca, Lansia hingga Guru di Kota Batu Segera Divaksin

May 10, 2021 10:28
Salah satu lansia saat disuntikkan vaksin oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Batu beberapa saat lalu (Foto: Dokumentasi JatimTIMES).
Salah satu lansia saat disuntikkan vaksin oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Batu beberapa saat lalu (Foto: Dokumentasi JatimTIMES).

BATUTIMES - Kota Batu mendapatkan vaksin Covid-19 Astrazeneca buatan dari Inggris. Berbeda dengan jenis vaksin yang sebelumnya, vaksin ini akan diberikan kepada lansia juga guru yang ada di Kota Apel tersebut.

Selain lansia, vaksin akan disuntikkan kepada pelaku wisata, pedagang, dan warga pondok pesantren. “Totalnya ada 2.200 orang yang disuntik vaksin Astrazeneca,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Batu.

Beberapa kategori ini mendapatkan vaksin di delapan tempat berbeda-beda. Di antaranya ada di Hotel Golden Tulip, RS Bhayangkara, Museum Tubuh, Hotel Batusuki, RS Baptis, RS Karsa Husada, RS Etty Asharto dan Sekolah Selamat Pagi. 

Ia menambahkan, vaksin Sinovac dan Astrazeneca hampir tidak terdapat perbedaan. Hanya saja yang berbeda adalah hanya tenggang waktu vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua. 

“Kalau vaksinasi menggunakan Sinovac tenggat waktu vaksinasi dosis pertama dan kedua hanya 14 hari. Namun untuk Astrazeneca tenggat waktu 12 minggu menuju vaksinasi dosis ke dua,” tambahnya.

Sedangkan vaksin yang diterima ini ada 657 vial yang terdiri dari 10 dosis vaksin pada Rabu (5/5/2021) lalu. Dengan demikian Kota Batu mendapatkan jatah 6.570 dosis.

Vaksin itu hadir untuk melanjutkan vaksinasi di Kota Batu. Sementara itu Februari hingga 6 Mei vaksinasi sudah menembus angka 10.696 warga di Kota Batu. 

Topik
VaksinasiKota Batuvaksin astrazeneca

Berita Lainnya

Berita

Terbaru