Pemkot Batu Ancang-ancang Hitung Aset Bangunan Pasar Kota Batu

May 09, 2021 20:14
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat sidak di Pasar Besar Kota Batu beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat sidak di Pasar Besar Kota Batu beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Sambil menunggu kejelasan anggaran pemerintah pusat terkait revitalisasi pasar besar Kota Batu, Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) akan menghitung nilai aset material gedung. Hal tersebut perlu dilakukan sebelum dilakukan lelang material gedung.

Penghitungan aset material gedung milik Pemkot Batu itu perlu dilakukan untuk menentukan besaran lelang material gedung. “Rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat bersama tim appraisal,” kata Kepala BKD Kota Batu M. Chori.

Ia menambahkan, barang yang bisa dilelang itu adalah besi bekas bangunan. Langkah awal yang bakal dilakukan dengan koordinasi kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ( KPKNL) Kota Malang. 

Dari situ bakal diperkirakan untuk nilai aset sebagai penentu besaran harga lelang. Tim anggaran dan badan anggaran sudah memperkirakan besar target lelang.

“Untuk timgar dan banggar memperkirakan lelang senilai Rp 9,1 miliar. Jumlah itu masih perkiraan. Pastinya butuh perhitungan dari KPKNL,” tambahnya.

Sedang, anggaran pembangunan revitalisasi ini mengalami perubahan. Dari yang sebelumnya Rp 200 miliar, kini berubah menjadi Rp 230 miliar. Penambahan anggaran tersebut dikarenakan telah dilakukan revisi terkait detail engineering design (DED).

Revisi tersebut sudah dilakukan sebanyak tiga kali untuk mengulas teknis keamanan dan keselamatan gedung. Anggaran yang berasal dari APBN itu berawal Rp 200 miliar. Namun ada penyesuaian teknis mengedepankan kelaikan fungsi gedung berdampak pada melejitnya kebutuhan anggaran menjadi Rp 230 miliar.

 

Topik
pelayan publik dan lansiaPasar Besar Kota Batubkad kota batuberita kota batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru