3 Hal yang Harus Diperhatikan Konsumen Jelang Lebaran 

May 11, 2021 12:34
Ilustrasi belanja (ylpkjatim)
Ilustrasi belanja (ylpkjatim)

MALANGTIMES - Jelang Lebaran, masyarakat diminta untuk mewaspadai beberapa hal yang dari pengalaman banyak terjadi menjelang lebaran. Hal ini dilakukan agar para konsumen terhindar dari kerugian.

Kasi Pengendalian dan Pengawasan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Luh Eka Wilantari, menjelaskan, saat menjelang lebaran, masyarakat harus benar-benar memiliki perencanaan yang matang dalam membeli sebuah produk barang atau jasa. Hal ini dibutuhkan agar masyarakat yang menjadi konsumen terhindar dari sebuah kerugian. 

Beberapa hal tersebut, pertama adalah mewaspadai produk kedaluwarsa. Di sinilah konsumen dituntut untuk benar-benar teliti dalam membeli sebuah produk. Konsumen harus melihat pasti tanggal kedaluwarsa pada produk untuk menghindari membeli barang Expired.

"Kami tekankan ini pada konsumen haru benar-benar teliti, jangan mau jika barang Expired, harus lihat kemasan, lihat komposisi, lihat Expired. Karena selain rugi materi tentunya jika nantinya terkonsumsi akan turut berpengaruh pada kesehatan," jelasnya.

Kemudian yang kedua, janganlah mudah tergoda oleh promo atau diskon. Jika mendapatkan hal ini, tentunya para konsumen harus benar-benar jeli untuk melihat kualitas barang. Lebih baik mencari referensi harga atau perbandingan harga terlebih dulu agar tak menyesal usai bertransaksi. "Jangan buru-buru. Pertimbangkan dulu, kadang kan konsumen kalau buru-buru langsung ambil," jelasnya. 

Kemudian yang ketiga adalah waspada peredaran uang palsu yang rentan terjadi saat lebaran. Tak bisa dipungkiri, aktivitas penukaran uang pecahan baru saat jelang lebaran begitu marak. Terlebih lagi saat ini begitu banyak para masyarakat yang membuka jasa penukaran uang di pinggiran jalan. 

Karena itu, dalam melakukan transaksi penukaran uang pecahan baru di pinggiran jalan, para konsumen patut waspada adanya peredaran uang palsu yang bisa saya terjadi. Karena itu, pihaknya menyarankan agar para konsumen menukarkan ke tempat penukaran resmi seperti halnya bank. "Harus benar-benar hari, agar terhindar dari kerugian," pungkasnya.

Topik
Berita MalangDiskopindag Kota MalangLuh Eka Wilantari

Berita Lainnya

Berita

Terbaru