Tips Siapkan Duit "Salam Tempel" Lebaran untuk Sanak Saudara!

May 11, 2021 10:15
Uang salam tempel lebaran (Foto: Pegipegi)
Uang salam tempel lebaran (Foto: Pegipegi)

INDONESIATIMES - Jika tak ada alang melintang, Kamis (13/5/2021) seluruh umat Islam akan merayakan Idul Fitri 1442 H. Hari kemenangan itu tiba setelah 1 bulan menjalankan ibadah puasa Ramadan. 

Ini berarti kita yang sudah memiliki penghasilan biasanya menyiapkan dana untuk berbagai keperluan lebaran. Salah satunya yakni "salam tempel" bagi sanak saudara. 

Pengeluaran ini boleh dibilang penting tidak penting. Lantaran, tidak wajib seperti pembayaran zakat dan tidak mendesak seperti pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi asisten rumah tangga hingga supir.

Namun, tetap menjadi pengeluaran yang biasanya dilakukan masyarakat bahkan sudah menjadi tradisi di Indonesia. Entah itu karena faktor kebiasaan atau pun gengsi.

Mengutip melalui wawancara eksklusif CNN Indonesia, Perencana Keuangan Oneshildt Financial Planning Agustina Fitria menjelaskan bagaimana mengelola uang salam tempel saat lebaran. Agustina mengatakan jika pengeluaran untuk 'salam tempel' itu sebenarnya sah-sah saja, asal dilakukan dengan nominal yang wajar. 

Berikut tips menyiapkan dana 'salam tempel':

1. Buat Prioritas
Menurut Agustina, pengeluaran 'salam tempel' ini masuk dalam pos THR. Namun, hal itu bukan berarti begitu dapat THR, langsung dialokasikan semua untuk 'salam tempel'.

"Buat prioritas dulu, THR dipakai untuk apa saja, misal makanan, pakaian, sesuai kebutuhan tiap rumah tangga. Begitu juga kewajiban seperti membayar THR pekerja rumah atau petugas kebersihan dan keamanan," jelasnya. 

2. Menghitung Nominal
Jika seluruh prioritas sudah terpenuhi dan masih ada sisa dana untuk 'salam tempel', susunlah kebutuhan nominalnya. Meski tak ada aturan khusus, Agustina memberi masukan agar penentuan nominal rasional.

"Karena ini sifatnya sukarela, jadi tiap orang berhak menentukan mau memberikan dalam jumlah berapa," kata Agustina.

3. Sumber Lain
Jika dana THR tidak cukup, tapi merasa masih perlu memberi 'salam tempel', maka carilah sumber lain.

"Sebelum pandemi, umumnya orang mengeluh kantong jebol saat hari raya. Nah berarti THR-nya tidak cukup, maka perlu disiapkan dari setahun sebelumnya, misalnya disisihkan dari gaji bulanan, bonus jika ada, atau penghasilan sampingan," jelasnya.

Tapi, dalam situasi pandemi covid-19 ini Agustina menyarankan kebutuhan THR sekalipun bisa dipenuhi dari sumber lain, agar tetap ditimbang matang-matang. Khususnya, bila dana darurat sempat terpakai akibat pandemi.

Topik
jj rizalTunjangan Hari Rayaagustina fitria

Berita Lainnya

Berita

Terbaru