Razia Balap Liar, Polresta Malang Kota Amankan 16 Motor

May 08, 2021 15:26
Anggota Satlantas Polresta Malang Kota saat mengamankan belasan sepeda motor yang diduga melakukan balap liar di ruas Jalan A. Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (8/5/2021) dini hari. (Foto: Satlantas Polresta Malang Kota) 
Anggota Satlantas Polresta Malang Kota saat mengamankan belasan sepeda motor yang diduga melakukan balap liar di ruas Jalan A. Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (8/5/2021) dini hari. (Foto: Satlantas Polresta Malang Kota) 

MALANGTIMES - Kolaborasi petugas gabungan Satlantas, Sabhara, Polsek Blimbing, Raimas Polresta Malang Kota berhasil mengamankan 16 sepeda motor diduga terlibat aksi balap liar di ruas Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (8/5/2021) dini hari. 

Pengamanan tersebut bermula ketika jajaran petugas Polresta Malang Kota mendapatkan pengaduan masyarakat melalui aplikasi quick response panic button milik Polresta Malang Kota. Warga merasa resah di tengah Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah masih saja terdapat remaja yang melakukan aksi balap liar. 

Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Yoppy Anggi Khrisna mengatakan bahwa 16 sepeda motor yang diamankan merupakam kendaraan yang diduga terlibat dalam aksi balap liar dan tidak memenuhi standar layak jalan. 

"16 sepeda motor itu diamankan karena tidak sesuai teknis layak jalan. Yaitu tidak memakai nomor polisi, spion, serta menggunakan knalpot tidak standar atau knalpot brong," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Sabtu (8/5/2021). 

Sebanyak 16 sepeda motor yang diamankan terdiri dari berbagai jenis dan merek. Salah satunya juga terdapat sepeda motor Royal Enfield 500 cc turut serta diamankan oleh petugas. 

Perwira yang akrab disapa Yoppy tersebut menuturkan bahwa dari 16 sepeda motor tersebut diamankan ketika terlibat aksi balap liar di ruas Jalan Ahmad Yani, tepatnya setelah fly over arjosari ke arah selatan. 

"Setelah berhasil diamankan, 16 sepeda motor berikut pengendaranya kami bawa ke Polresta Malang Kota. Setelah itu kami lakukan penindakan penilangan kepada pelaku balap liar," jelasnya. 

Perwira dengan tiga balok di pundaknya ini mengatakan bahwa belasan sepeda motor yang telah terparkir di halaman Mapolresta Malang Kota dan saat ini sudah dipindahkan di bagian tempat barang bukti dapat diambil oleh pemilik kendaraan jika sudah dipenuhi standar layak jalan dari sepeda motor tersebut. 

"Kendaraan yang diamankan itu baru bisa diambil, setelah para pelanggar membayar denda tilang. Namun membayar denda tilang, bukan berarti mereka bisa mengambil kendaraan begitu saja. Mereka baru bisa mengambil, setelah menstandarkan kembali kondisi kendaraan sesuai spek pabrikan," terangnya. 

Hal itu dilakukan, kata Yoppy agar para remaja pelaku balap liar tersebut dapat jera dan tidak mengulangi aksi balap liar. Karena, selain membahayakan pengendara tersebut juga para pengguna lainnya dikhawatirkan turut mendapatkan dampak atas aksi balap liar tersebut. "Ini kami lakukan sebagai upaya agar mereka jera dan tidak mengulangi lagi perbuatannya tersebut," pungkasnya.

Topik
Berita MalangPolresta Malang KotaBalap Liar

Berita Lainnya

Berita

Terbaru