Kisah Fatimah yang Dapatkan Baju Lebaran untuk 2 Anaknya dari Tukang Jahit Misterius 

May 14, 2021 12:59
Ilustrasi (Foto: izi.or.id)
Ilustrasi (Foto: izi.or.id)

INDONESIATIMES - Saat ini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitir. Hari kemenangan ini selalu dirayakan penuh sukacita oleh kaum Muslimin di seluruh dunia, termasuk Indonesia. 

Di Indonesia sendiri, salah satu tradisi yang sering dikaitkan dengan Idul Fitri atau Lebaran adalah baju baru. Terlebih bagi mereka yang anak-anak.

Baju atau pakaian sendiri memiliki tiga fungsi sebagaimana disebutkan dalam kitab suci Alquran di Surah An-Nuur Ayat 58, Al-A’raf Ayat 26, dan An-Nahl Ayat 81.

Pertama, pakaian sebagai penutup aurat. Kedua, pakaian sebagai perhiasan. Ketiga, pakaian sebagai pelindung dari panas serta hujan dan juga dari serangan musuh.

Menengok pada zaman Nabi Muhammad SAW tentang baju Lebaran, diketahui dahulu Sayyidah Fatimah az-Zahra, putri Rasulullah, sempat bersedih.

Fatimah merasa sedih karena kala itu ia tidak bisa membelikan baju Lebaran untuk kedua putranya, yakni Hasan bin Ali dan Husain bin Ali. Hasan dan Husain yang masih anak-anak wajar saja merasa sedih jika tak memakai baju baru saat Lebaran. 

Kesedihan dua cucu Rasulullah SAW ini semakin bertambah tatkala mengetahui bahwa hanya mereka berdua yang tak memakai baju baru saat Lebaran. Sedangkan anak-anak di seantero Madinah sudah bersiap menyambut Idul Fitri dengan busana terbaru. 

Dengan polos, dua cucu Rasulullah itu lantas bertanya kepada sang ibu, mengapa mereka tidak mempunyai baju baru untuk dipakai di Hari Raya Idul Fitri. Mendengar pertanyaan kedua anaknya, Fatimah hanya bisa menjawab bahwa baju Lebaran mereka masih ada di tukang jahit untuk dibuat.

Sebagai ibu, Fatimah hanya bisa menitikkan air mata karena  bersedih. Sebab, nyatanya ia tak memiliki uang untuk membeli baju Lebaran bagi Hasan dan Husain. 

Namun, tak disangka-sangka, pertolongan dari Allah SWT untuk hamba-Nya selalu ada. Dikisahkan saat Fatimah menangis, tiba-tiba ada seorang tamu. 

Tamu yang menyebutkan dirinya sebagai tukang jahit itu datang mengetuk pintu rumah Fatimah dan memberikan bingkisan berisi pakaian sebagai hadiah untuk kedua putranya. Tak kenal dengan tamu misterius itu, Fatimah pun kebingungan. 

Ia lantas membuka bingkisan tersebut dan di dalamnya terdapat dua setel busana gamis, dua potong celana, dua mantel, dua sorban, dan dua pasang sepatu hitam. Melihat hadiah itu, Fatimah langsung bergembira dan mengucap syukur.

Tak lama kemudian, Rasulullah SAW berkunjung ke rumah Fatimah. Beliau melihat kedua cucunya yang sudah rapi dan begitu tampan memakai baju baru pemberian tukang jahit misterius itu. 

Rasul lalu bertanya kepada sang putri apakah ia sempat melihat tukang jahit tersebut. Fatimah menjawab melihat dengan jelas.

Ternyata tamu misterius yang menyebut dirinya sebagai tukang jahit itu adalah Malaikat Ridwan yang bertugas sebagai penjaga surga. 

Topik
kisah islamiKisah teladanPasar Lesanpuro

Berita Lainnya

Berita

Terbaru