Silahturahmi Ramadan Terakhir, Dewanti Minta Warganya Tak Larut Euforia saat Lebaran

May 07, 2021 21:21
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat memberikan santunan kepada warga di Masjid Miftahul Huda, Dusun Durek, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat memberikan santunan kepada warga di Masjid Miftahul Huda, Dusun Durek, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Jumat (7/5/2021) menjadi Silahturahmi Ramadan terakhir yang dilakukan oleh Pemkot Batu di Masjid Nur Aisyiah, Dusun Kekep, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.

Dalam rangkaian yang berlangsung selama 15 hari Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko meminta agar warganya tidak larut dalam euforia saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Sebab jika larut dalam euforia yang ditakutkan adalah lupa akan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Bahkan ia menyarankan agar warganya melaksanakan ibadah salah Idul Fitri di rumah.

Sarannya itu diberikan kepada warga, melihat kondisi virus yang bermutasi dengan varian baru yang lebih ganas dari sebelumnya. Karena hal tersebut Dewanti mewanti-wanti warga agar tetap menjaga protokol kesehatan.

Bahkan jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. “Jangan mengabaikan protokol kesehata sebab virus ini masih ada apalagi sekarang ada varian baru yang lebih ganas dari India,” ungkapnya.

Selain menjada protokol kesehatan yang disiplin, Dewanti meminta warga supaya menjaga kesehatan. Mengingat terdapat pekerja migran yang mulai berdatangan ke Indonesia.

Melihat saat ini ada 5 pekerja migran Indonesia (PMI) Kota Batu yang sudah kembali. Meskipun demikian mereka menjalani isolasi di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

“Isolasi dilakukan sampai hasil swab dinyatakan negatif baru diperbolehkan pulang. Dan semoga semuanya sehat, ini demi kebaikan bersama,” harap Dewanti.

Sedang dalam Silahturahmi Ramadan itu juga dihadiri oleh Forum Komuniasi Perangkat Daerah (Forkopimda), dengan memberikan santunan kepada warga yang ada di sana. 

Topik
anak yatim kota batudesa perreng dan kapordwanti rumpoko

Berita Lainnya

Berita

Terbaru