Kasus Perawat Dibakar Berlanjut, Polres Malang Butuh Keterangan Valid dari Korban

May 07, 2021 19:47
Kondisi ruangan Klinik Bunga Husada yang menjadi saksi bisu perawat dibakar orang tak dikenal (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Kondisi ruangan Klinik Bunga Husada yang menjadi saksi bisu perawat dibakar orang tak dikenal (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kasus perawat Eva Sofiana Wijayanti (33) yang dibakar orang tak dikenal terus berlanjut. Kabar terbaru, kunci yang dapat menyelesaikan kasus ini ialah jika korban dapat menjelaskan peristiwa yang dialami sebelum kejadian.

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Donny Kristian Baralangi menyebut bahwa pihaknya telah memintai keterangan sebanyak 5 orang saksi terkait kasus pembakaran seorang perawat di Klinik Bunga Husada di Dusun Pangganglele, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Eva Sofiana Wijayanti (33) yang dibakar hidup-hidup oleh orang tak dikenal.

“Sampai dengan saat ini, kami sudah memeriksa 5 orang saksi. Saksi yang kami ambil keterangannya adalah orang-orang terdekat dari korban,” kata Donny, Jumat (7/5/2021).

Donny pun menerangkan, orang terdekat korban yang dimaksud mulai dari suami, pihak klinik, hingga teman dekat korban. Namun setelah mendapat keterangan, Donny menyebut bahwa dalam kasus ini saksi kunci adalah korban sendiri.

“Teman dekat korban baru kami ambil keterangan tadi (kemarin, red) malam. Untuk saksi kunci tentunya korban sendiri,” tegas Donny.

Sayangnya, dari 5 orang saksi yang dimintai keterangan belum ada indikasi untuk pengungkapan kasus. Oleh karena itu, Donny mengaku pihaknya akan mencari saksi baru untuk menemukan fakta baru yang belum didapatkan dari kelima saksi sebelumnya.

“Sampai saat ini dari hasil keterangan saksi yang kami dapatkan, belum ada yang dapat menerangkan terkait siapa yang diduga kuat melakukan perbuatan melawan hukum ini,” kata Donny.

“Untuk yang akan kami ambil keterangannya lebih lanjut tentu akan ada lagi. Mungkin hari ini ada satu atau dua orang yang akan kami ambil keterangan,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Eva disiram cairan yang dapat menimbulkan api. Peristiwa itu terjadi Senin (3/5/2021) siang saat korban istirahat.

Usai disiram cairan, terduga pelaku langsung menyalakan korek api hingga menyebabkan Eva mengalami luka bakar mulai bagian wajah dan sebagian tubuhnya.

Beruntungnya, api di tubuh korban berhasil dipadamkan dengan air oleh orang di sekitar klinik tersebut. Selanjutnya, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Hasta Husada untuk mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU karena kondisinya melemah. Namun kini Eva sudah dipindah ke ruang rawat inap lantaran kondisinya yang mulai membaik.

Topik
pramuka kota batuperawat cantikkriminal malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru