Hari Kedua Penyekatan di Pospam Exit Tol Madyopuro, 15 Mobil Disuruh Putar Balik

May 07, 2021 19:39
Petugas Pos Pengamanan Exit Tol Madyopuro Kota Malang saat mengarahkan kendaraan untuk berputar balik. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Petugas Pos Pengamanan Exit Tol Madyopuro Kota Malang saat mengarahkan kendaraan untuk berputar balik. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Pada hari kedua Operasi Ketupat Semeru 2021 di Pos Pengamanan Exit Tol Madyopuro Kota Malang, petugas gabungan dari Polresta Malang Kota, Kodim 0833/Kota Malang, Dinas Perhubungan Kota Malang, Dinas Kesehatan Kota Malang dan Denpom mengarahkan setidaknya 15 mobil untuk berputar balik. 

Penindakan tersebut sudah dilakukan sesuai SOP (Standard Operational Procedure) dikarenakan para pengendara tidak membawa kelengkapan persyaratan perjalanan menuju Kota Malang. Operasi Ketupat Semeru 2021 sendiri berlangsung sejak tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. 

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Malang Kota AKP Suwarno melalui Kanit Lantas Polsek Kedungkandang Iptu Sutadi menuturkan bahwa 15 mobil yang diarahkan untuk berputar balik semuanya dengan plat nomor di luar plat N. 

"Sore ini selama operasi penyekatan berlangsung hingga pukul 16.30 WIB, terdapat 15 mobil yang diarahkan untuk putar balik dari Exit Tol Madyopuro Malang ini. Semua mobil yang putar balik dari luar plat N, mayoritas plat L," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Jumat (7/5/2021). 

Disampaikan Sutadi bahwa mobil yang diarahkan untuk berputar balik ke tempat asalnya masing-masing bermacam variasi. Mulai mobil pribadi, mobil pick-up dan juga pengecekan terhadap truk-truk yang melintas. 

"Tadi ada juga mobil pick up mas. Itu di bak belakangnya kosong dan sesuai KTP (Kartu Tanda Penduduk, red) dia berasal dari Tuban. Terus nggak bisa menunjukkan surat tugas, hasil rapid antigen dan ketika ditanya tujuannya juga nggak jelas. Akhirnya kita arahkan untuk putar balik," jelasnya. 

Selain itu, untuk truk dikatakan Sutadi juga dilakukan pengecekan pada bak belakang truk yang tertutup dengan terpal. "Untuk truk juga kita cek mas, takutnya ada penumpang mudik yang disembunyikan di bak belakang truk," ujarnya. 

Lanjut Sutadi bahwa 15 mobil tersebut diarahkan untuk berputar balik karena memang berasal dari wilayah Rayon 2. Berdasarkan ketentuan dari Ditlantas Polda Jatim, wilayah Rayon 2 meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo. 

"Lah kebetulan 15 kendaraan itu dari luar wikayah Rayon 2 dan tidak melengkapi persyaratan yang ditentukan mas. Juga tadi ada yang tidak bawa surat tugas dari perusahaan dan tujuannya ke Kota Malang setelah kita tanyai ternyata akan mudik. Langsung kita arahkan putar balik," jelasnya. 

Sementara itu, meskipun masih terdapat kendaraan yang diarahkan untuk berputar balik, menurut Sutadi berdasarkan rekapan data yang masuk, selama dua hari ini total sebanyak 33 mobil diarahkan untuk putar balik. 

"Kemarin 18 kendaraan, saat ini 15. Jadi total ada 33 kendaraan yang kami suruh putar balik saat penyekatan. Jumlahnya menurun ya. Dan rata-rata pengendara juga sudah mengetahui informasi bahwa ada penyekatan," pungkasnya.

Topik
Koperasi SAE Pujonpengamanan mudikexit tol madyopuro

Berita Lainnya

Berita

Terbaru