Sambut Lebaran, Penjualan Kue Kering di Kota Batu Meningkat

May 07, 2021 15:05
Beragam kue kering yang dipesan konsumen di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Beragam kue kering yang dipesan konsumen di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Kue kering seakan menjadi hidangan wajib pada saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Karena itu, para pembuat kue kering kebanjiran pesanan kue kering untuk menyambut perayaan tahunan ini.

Meski masih diselimuti pandemi Covid-19 seperti tahun lalu, namun tahun ini berbeda. Saat ini lebih semarak dibanding dengan tahun sebelumnya. Omzet para pengusaha kue pun meningkat.

“Kalau dibandingkan sama tahun lalu dan saat ini, ramai sekarang. Sekarang ada peningkatan di tahun 2021,” ungkap Pembuat Kue Kering Kota Batu, Anjelina.

Melihat ramainya konsumen yang pesan itu, Anjelina mengalami kenaikan hingga 30 persen. Bahkan sebelum memasuki bulan Ramadan sudah banyak konsumen yang memesan.

“Ada kenaikan sampai 30 persen. Yang pesan ini jauh-jauh hari sebelum bulan Ramadan, lalu 7 hari sebelum lebaran baru diambil,” imbuhnya, Jumat (7/5/2021).

Ia menambahkan, konsumen yang memesan seperti kue chococip yang dijual seharga Rp 35 ribu per toplesnya. Kemudian kue kacang Rp 27 ribu per toples, nastar original Rp 35 ribu per toples, bluberry cookies Rp 27 ribu per toples. Nastar keju Rp 50 ribu, lidah kucing rainbow Rp 35 ribu, dan sebagainya.

“Kalau tahun ini per jenis kue keringnya 10 kilogram, tahun sebelumnya mengalami penurunan sampai 5 kilogram, kalau gak pandemi sampai 20 kilogram,” terang warga Kelurahan Temas, Kecamatan Batu.

Menurutnya kondisi perekonomian pada lebaran kali ini mulai membaik, jika dibandingkan saat pandemi tahun sebelumnya. Anjel pun berharap pandemi Covid-19 segera mereda dan Usaha, Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) kembali bangkit. 

Topik
Berita Batukue keringjj rizal

Berita Lainnya

Berita

Terbaru