Usung Samosakuyy, Mahasiswa Unikama Lolos Program Kemendikbud

May 07, 2021 14:53
Ilustrasi samosakuyy (manjulaskitchen)
Ilustrasi samosakuyy (manjulaskitchen)

MALANGTIMES - Mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) lolos mendapatkan pendanaan mengikuti Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia (KBMI). Dalam program yang digelar oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) itu, inovasi yang diusung mahasiswa Unikama adalah Samosakuyy.

KBMI merupakan kegiatan untuk mendorong munculnya wirausahawan muda di perguruan tinggi serta diharapkan mampu menghasilkan kreativitas para mahasiswa yang kreatif maupun inovatif dalam membuka peluang usaha baru.

Untuk bisa lolos dan mendapatkan pendanaan tersebut, sejumlah tahapan haru dilewati para mahasiswa. Mulai dari perencanaan hingga penyusunan proposal serta proses administrasi dalam kegiatan KBMI.

Arien Anjar Puspitosari Suharso SE MM selaku pembimbing mahasiswa dalam penyusunan proposal menjelaskan, Samosakuyy sendiri sejatinya merupakan sejenis pastri goreng yang berbentuk segitiga dengan isian kentang. Dari situ oleh para mahasiswa kemudian melakukan inovasi dengan membuat berbagai varian. 

Varian tersebut di antaranya adalah Samosa Choco yang berisikan coklat jadi saat dimakan akan crispy di luar dan lumer di dalam dan Samosa Pizza yang berisikan isian pizza seperti saos tomat atau pedas, kentang, wortel, bakso, dan sosis. 

"Setelah dinyatakan lolos KBMI 2021 ini, maka mahasiswa mendapatkan dana dari Direktorat Belmawa Ditjen Dikti  Kemdikbud untuk pengembangan usaha mahasiswa tersebut," terangnya.

Setelah ini, dijelaskannya, ke depan pengembangan akan terus dilakukan. Sebab, pangsa pasar usaha di bidang kuliner masih tersedia luas. Maka dari itu, monitoring terhadap produk maupun permintaan pasar akan terus dilakukan. 

"Untuk rencana ke depannya pastinya mahasiswa ada upaya untuk mengembangkan inovasinya dengan melihat pangsa pasar, mengingat ini adalah usaha dibidang kuliner maka tentunya melihat bagaimana siklus kehidupan produk itu sendiri. Selalu ada monitoring terhadap produk dan keinginan pelanggan atau customer," paparnya.

Dengan inovasi yang dikembangkan mahasiswa, pihaknya berharap omzet usaha akan semakin besar sehingga market bisnis mahasiswa terus berkembang. Hal itu tentu juga mewujudkan cita -cita mahasiswa untuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu perekonomian masyarakat sekitar akibat dampak Covid-19 dapat terwujud.

"Untuk mengikuti KBMI tahun depan, pastinya saya pribadi akan selalu mendorong mahasiswa untuk mengikuti KBMI. Tetapi KBMI yang diikuti merupakan karya kreatif dan inovatif dengan peluang usaha yang lain dan baru yang memiliki hal mulia yang bisa membantu  kebutuhan masyarakat," pungkasnya.

Topik
Unikamamahasiswa unikamaarien anjar puspitosari suharsopusaka kediri

Berita Lainnya

Berita

Terbaru