Jelang Lebaran, Penjualan Emas di Kota Malang Naik 70 Persen

May 07, 2021 10:04
Salah satu perhiasan di toko Bulan Purnama yang banyak diburu pembeli. (Nurlayla Ratri/MalangTIMES).
Salah satu perhiasan di toko Bulan Purnama yang banyak diburu pembeli. (Nurlayla Ratri/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Momen Hari Raya Idul Fitri menjadi ajang untuk tampil lebih stunning. Selain pemakaian busana baru dan trendi, aksesoris juga menjadi barang yang tak terlewatkan untuk dikenakan bagi sebagian orang.

Salah satunya, perhiasan emas guna menunjang outfit Hari Raya Idul Fitri. Hal itu terpotret di salah satu toko emas Bulan Purnama yang berada di Pasar Besar Kota Malang. Jelang perayaan Lebaran 2021 ini, penjualan perhiasan emas di toko ini bahkan mengalami lonjakan hingga 70 persen.

Senior Sales Bulan Purnama Pasar Besar Kota Malang Irwan mengungkapkan, meski pandemi Covid-19 belum berakhir, penjualan di toko emas Bulan Purnama sudah mengalami kenaikan. Barang yang dijual pun juga cukup banyak.

"Emas perhiasan meningkat 70 persen dibanding hari biasa. Banyak yang cari perhiasan untuk dipakai saat Lebaran. Perhiasan juga sudah membaik penjualannya dibanding tahun sebelumnya," ungkapnya.

Irwan menjelaskan, salah satu perhiasan yang paling banyak diburu pembeli yakni model cincin. Dalam sehari, pihaknya bisa menjual 20 hingga 30 buah untuk cincin. Sedangkan, model gelang dalam sehari, saat ini terjual sekitar 20 an. "Kalau hari biasa paling hanya belasan biji," jelasnya.

Menurutnya, kebanyakan pembeli yang mencari perhiasan emas ini ingin menggunakannya sebagai fashion di hari Lebaran nanti. Adapun jenis emas yang paling banyak dicari yakni jenis emas muda.

"Karena yang dicari untuk fashion saja, pembeli lebih banyak yang cari emas muda. Meskipun emas tua dan emas muda segmennya berbeda," imbuhnya.

Lebih jauh, terkait dengan harga perhiasan pun dibanderol berbagai macam, tergantung dari tingkat kadar emas itu sendiri. Emas muda misalnya, dengan kadar 37,5 persen dijual mulai Rp 400 ribu hingga Rp 430 an ribu per gram-nya.

"Kalau emas yang kadar 42 persen mulai Rp 435 ribu hingga Rp 465 ribu per gram. Emas murni beda lagi, masih kisaran Rp 800an ribu per gram," tandasnya.

Sementara itu, salah satu pembeli warga Bakalankrajan Kota Malang, Nur Hasanah mengaku sengaja membeli perhiasan emas untuk dikenakan saat Hari Raya Idul Fitri nanti. Dirinya, melakukan tukar tambah untuk mengupgrade perhiasan miliknya.

"Cari untuk dipakai saat Lebaran. Saya tukar tambah, cari yang emas muda karena lebih murah jadi bisa dapat yang lebih besar. Sekalian bisa disimpan, kan kalau butuh uang bisa dijual lagi," ungkapnya.

Topik
Perhiasan Emasmembangunkan orang tidurproduk pegadaian

Berita Lainnya

Berita

Terbaru