Pasar Murah Ramadan di Kota Malang Batal Digelar, Ini Sebabnya

May 06, 2021 19:38
Plt Kabag Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Nur Widianto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Plt Kabag Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Nur Widianto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Warga Kota Malang yang bersiap untuk berbelanja fasilitas kebutuhan pokok yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang nampaknya harus gigit jari. Pasalnya, gelaran Pasar Murah Ramadan yang rencananya bakal digelar di kawasan Stadion Gajayana harus dibatalkan.

Plt Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto mengatakan, pelaksanaan Pasar Murah Ramadan yang harusnya digelar selama dua hari yakni pada 7-8 Mei 2021 harus dibatalkan setelah melalui uji verifikasi lapangan. Di mana, disinyalir penataan pelaksanaan dimungkinkan kurang memadai untuk bisa diterapkannya protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Setelah kita lihat peta di lapangan, dipastikan tidak bisa memungkinkan untuk mengikuti protokol kesehatan. Hal itu akhirnya dilaporkan, kemudian diperintahkan (Pasar Murah Ramadan) untuk dibatalkan," ujarnya, Kamis (6/5/2021).

Dijelaskannya, proses verifikasi lapangan itu dilakukan oleh tim dari Pemkot Malang di titik lokasi yang direncanakan digelarnya Pasar Murah Ramadan. Tujuan dilakukannya hal itu tak lain untuk memastikan pola, dan aturan pergerakan warga Kota Malang saat berkunjung dan berbelanja di area.

Tetapi, dari pemetaan yang dilakukan oleh tim, pergerakan masyarakat pada kegiatan Pasar Murah Ramadan ini diperkirakan sulit diprediksi. Terlebih bahan-bahan pokoknya dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan di pasaran.

"Sehingga, disimpulkan penerapan protokol kesehatan tampaknya sulit dilakukan, termasuk bagaimana sistem orang yang datang ketika mengantre," jelasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya rencana kegiatan Pasar Murah Ramadan yang bakal digelar mulai besok (Jumat, 7/5/2021) tersebut diimbau kepada masyarakat Kota Malang untuk ikut berpartisipasi.

Hal itu tercantum dalam surat yang ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Hadi Santoso. Pelaksanaan pasar murah ini direncanakan bakal menjual seluruh kebutuhan pokok masyarakat. Di antaranya, beras, gula, daging, minyak goreng, telur dan yang lainnya dengan harga yang murah dan standar pasar.

Namun, kini acara tersebut dibatalkan lantaran dikhawatirkan berpotensi kerumunan dan kurang optimal dalam protokol kesehatan Covid-19.

Topik
Pasar Murah Ramadanalasan pasar murah ramadan batalhumas pemkot malangdana desa tulungagungPemkot Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru