Selama Larangan Mudik, Pemkot Malang Sediakan 1.600 Alat Rapid Tes Antigen di Pospam Exit Tol Madyopuro

May 06, 2021 18:53
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif (rompi cokelat) bersama Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Yoppy Anggi Krisna (paling kanan) saat memantau pelaksanaan rapid tes antigen di Pos Pengamanan Exit Tol Madyopuro Malang, Kamis (6/5/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif (rompi cokelat) bersama Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Yoppy Anggi Krisna (paling kanan) saat memantau pelaksanaan rapid tes antigen di Pos Pengamanan Exit Tol Madyopuro Malang, Kamis (6/5/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan setidaknya 1.600 alat rapid tes antigen sebagai upaya mendukung kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat terkait larangan mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan,  dalam gelaran pengetatan dan penyekatan di Pos Pengamanan Exit Tol Madyopuro Kota Malang, pihak Dinas Kesehatan Kota Malang sementara ini telah mempersiapkan 1.600 alat rapid tes antigen. 

"Jumlah alat rapid antigen sementara 1.600. Untuk penempatannya sementara ini di Pos Pengamanan Exit Tol Madyopuro," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Kamis (6/5/2021). 

Dokter yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kota Malang ini menuturkan, bahwa total sementara alat rapid tes antigen yang berjumlah 1.600 hanya disediakan di Pos Pengamanan Exit Tol Madyopuro Kota Malang. 

"Lain (yang di Mal, red). Di sini (Pos Pengamanan Exit Tol Madyopuro, red) khusus 1.600 (alat rapid tes antigen, red). Nanti di tempat-tempat tertentu sifatnya tentatif. Nanti di Mal dan pusat perbelanjaan lain tentatif juga ada tersedia," jelasnya. 

Lanjut Husnul, untuk sementara ini pada Pos Pengamanan Exit Tol Madyopuro Kota Malang sudah dilakukan rapid tes antigen kepada empat orang pengendara yang akan memasuki Kota Malang. 

"Untuk hari ini (pengendara yang di rapid tes antigen, red) baru empat. Dan hasil keempatnya negatif (Covid-19, red)," ujarnya. 

Pria yang juga bertindak sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Malang ini mengatakan, semisal nantinya terdapat pengendara yang melintas di Pos Pengamanan Exit Tol Madyopuro Kota Malang dan dilakukan rapid tes antigen menunjukkan hasil positif Covid-19, maka akan langsung dilarikan menuju Safe House Jalan Kawi, Kota Malang. 

"Seandainya dia positif (Covid-19, red), dia tidak boleh melanjutkan perjalanan. Yang positif kita kirim ke tempat karantina kita, di Safe House Jalan Kawi," terangnya. 

Pengecekan dan pemberlakuan rapid tes antigen pun, kata Husnul, dilakukan secara acak kepada para pengendara yang melintas di Pos Pengamanan Exit Tol Madyopuro Kota Malang sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. 

"Dari luar kota tanpa administrasi lengkap, tanpa perbekalan surat tidak lengkap, harus berhenti dulu untuk melakukan Rapid tes antigen. Kalau sudah punya surat hasil rapid antigen nanti dari keamanan, kepolisian memastikan dia mudik atau nggak," jelasnya. 

Terakhir, Husnul berharap agar masyarakat dapat mematuhi imbauan larangan mudik Lebaran 2021 dari pemerintah pusat yang juga dijalankan oleh pemerintah daerah berkolaborasi dengan jajaran institusi terkait. 

"Harapannya masyarakat memenuhi anjuran atau pun instruksi dari presiden kita. Dilarang mudik. Artinya untuk memutus penyebaran Covid-19 ini. Diam di rumah, lebaran di rumah dan mungkin Salat Idul Fitri di masjid terdekat dari rumahnya," pungkasnya. 

Topik
Dinkes Kota Malangpos pengamanan exit tol madyopuroikan cupang kediriLarangan Mudik Lebaran

Berita Lainnya

Berita

Terbaru