Turun Dibandingkan Maret, Tanah Longsor Masih Mendominasi Bencana Alam Kota Batu

May 06, 2021 13:33
Petugas saat membersihkan runtuhan tanah longsor di Kota Batu beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)
Petugas saat membersihkan runtuhan tanah longsor di Kota Batu beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Sepanjang April 2021, intensitas hujan rendah hingga menengah terjadi di Kota Batu. Hal tersebut berimbas pada menurunnya jumlah bencana atau kejadian yang ada, dibandingkan pada bulan Maret tahun 2021.

Berdasarkan data Bencana Daerah (BPDB) Kota Batu, tercatat ada 14 kejadian bencana yang terjadi sepanjang April. Angka itu mengalami sedikit penurunan dibanding bulan sebelumnya, yang mencapai 16 kejadian dan 2 musibah.

Namun masih sama seperti bulan sebelumnya, bencana tanah longsor masih mendominasi kejadian yang terjadi sepanjang April. Tercatat, ada 8 kejadian tanah longsor, dan turun 3 kejadian jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni 11 kejadian.

“Selama musim hujan, atau terdapat hujan tanah longsor masih mendominasi bencana di Kota Batu. Pada bulan April ini tanah longsor masih mendominasi meskipun sudah menurun,” ungkap Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu.

Ia menambahkan, tanah longsor memang sering kali terjadi sebab Kota Batu merupakan dataran tinggi. “Lalu memiliki kontur tanah yang miring, bencana paling berpotensi yaitu longsor,” imbuhnya, Kamis (6/5/2021).

Selain tanah longsor, bencana lainnya yang melanda adalah gempa bumi satu kali. Kemudian banjir luapan terdapat 5 kejadian. Dengan kawasan paling banyak terdampak ada di Kecamatan Bumiaji. Rinciannya 4 kejadian banjir, 5 kejadian tanah longsor, dan terdampak gempa bumi.

Untuk Kecamatan Batu terdapat 1 kejadian banjir, 3 tanah longsor, dan terdampak gempa bumi. Sedangkan dampak yang akibatkan dari kejadian bencana itu diantaranya, 5 unit sekolah rusak ringan.

Selanjutnya 1 unit tempat usaha rusak ringan, 2 unit rumah rusak ringan, 1 unit gedung pemerintahan rusak ringan, 2 lahan pertanian dan pipa irigasi mengalami kerusakan. Dan 9 ribu pelanggan Perumdam Among Tirto Kota Batu mengalami gangguan pelayanan selama 2 hari.

“Penanganan darurat sudah dilakukan, pendistribusian bantuan usai bencana telah kami lakukan,” tutup agung. Sedang pada bulan ini bencana tanah longsor diperkiraan berkurang, mengingat sudah memasuki musim kemarau.

Topik
kejadian bencanaTanah LongsorKota Batuadiwiyata sekolah

Berita Lainnya

Berita

Terbaru