Pemkot Malang Terus Bidik Sektor Ekonomi Kreatif untuk Primadona Ekonomi Syariah

May 06, 2021 10:51
Pameran produk-produk UMKM Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Pameran produk-produk UMKM Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pemulihan ekonomi hingga kini masih terus menjadi hal yang difokuskan setiap daerah. Utamanya di masa pandemi covid-19.

Di Kota Malang, sektor ekonomi kreatif (ekraf) menjadi yang dibidik untuk mengoptimalkan peningkatan perekonomian. Termasuk memiliki peluang dalam peningkatan ekonomi syariah.

"Ekonomi syariah peluangnya di ekraf. Ini bisa menjadi primadona yang luar biasa. Kota Malang sangat mendukung menjadi center of production house in digital technology," ujar Wali Kota Malang Sutiaji.

Karena itulah, roadmap ekraf dari Malang ke Indonesia terus dikuatkan dengan adanya sinergitas dari berbagai elemen dengan konsep hexahelix. Yakni sinergitas pentahelix yang meliputi pemerintahan, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, ditambah dengan lembaga keuangan. 

Dalam hal ini, usaha mikro kecil menengah (UMKM) juga turut terus dikembangkan untuk masuk ke ranah kreatif dengan digitalisasi. Dengan terus berinovasi, Sutiaji meyakini kekuatan ekonomi Kota Malang siap naik kelas dengan fokus pada strategi pemulihan yaitu pendanaan, pendampingan dan pemasaran.

"Roadmap ekonomi kreatif dari Malang ke Indonesia, pertama adalah sinergi dikuatkan  ekonomi kreatifnya. Kedua Malang berdaya dan ketiga Malang mendunia," tandasnya.

Lebih jauh, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang Sugiarto Kasmuri menyampaikan pentingnya sektor ekonomi dan keuangan syariah dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN) dampak covid-19 ini.

Hal ini dibuktikan dengan jasa keuangan syariah yang mempunyai resiliensi atau daya tahan yang baik di masa pandemi covid-19 hingga proses recovery perekonomian saat ini. Misalnya tren pasar pembiayaan dengan suku bunga rendah.

Menurut Sugiarto, hal itu memberikan peluang yang cukup bagus bagi perbankan syariah maupun pelaku ekonomi dan keuangan syariah. Terutama dalam menawarkan pembiayaan dengan tingkat marjin bagi hasil yang kompetitif namun pasti. "Untuk itu, penetrasi pasar keuangan syariah ini perlu terus didorong," ungkapnya.

 

Topik
ekonomi kreatif Kota MalangSektor Ekonomi Kreatif di MalangPemkot Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru