Dukung Pencegahan Stunting, Indomaret dan Nestle Batita Kolaborasi dengan TP PKK Kota Malang 

May 05, 2021 15:56
Proses penyerahan bantuan paket sembako dan Susu Nestle Batita secara simbolis dari Indomaret kepada Pemerintah Kota Malang, Rabu (5/5/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Proses penyerahan bantuan paket sembako dan Susu Nestle Batita secara simbolis dari Indomaret kepada Pemerintah Kota Malang, Rabu (5/5/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dalam rangka mendukung pencegahan stunting atau kekurangan gizi pada anak di Kota Malang, PT Indomarco Prismatama Cabang Malang bersama Nestle Batita berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang, dalam hal ini Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kota Malang. Kolaborasi itu dilakukan dengan memberikan 600 paket sembako dan Susu Nestle Batita. 

Development Manager PT Indomarco Prismatama Cabang Malang Budi Utomo mengatakan, dari 600 paket tersebut telah disalurkan kepada seluruh puskesmas yang terdapat di wilayah Kota Malang. 

"Jumlah paket total ada 600 paket untuk 16 puskesmas di seluruh wilayah Kota Malang. Itu isinya sembako. Jadi terdiri dari beras, ada Susu Batita dan kebutuhan pokok lainnya," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Rabu (5/5/2021).

Selain 600 paket sembako dan Susu Nestle Batita senilai Rp 75 juta, juga diserahkan bantuan alat cuci tangan yang diperuntukkan bagi masyarakat. Bantuan diserahkan agar terus menerapkan pola hidup sehat dalam mencegah dan menekan angka stunting di Kota Malang. 

Lanjut Budi, bahwa bentuk hubungan kolaborasi dan kerjasama antara Pemerintah Kota Malang dengan Indomaret dalam bentuk CSR (Corporate Social Responsibility). 

"Kemarin kita sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan beserta Bu Wali. Beliau mengarahkan CSR ini untuk penanggulangan balita stunting ini. Pokoknya CSR yang kita berikan bekerjasama dengan Nestle tepat sasaran. Tujuannya untuk memperkecil memperbaiki stunting ini," terangnya.

Disampaikan Budi bahwa nantinya program kerjasama Indomaret dengan Pemerintah Kota Malang akan terus berlanjut. Salah satunya dalam dunia kesehatan yang dapat terjalin kerjasama dengan puskesmas dan posyandu. 

"Kami juga punya program nantinya harapannya setiap outlet Indomaret dengan wilayah setempat bisa bekerjasama baik dengan Posyandu maupun dengan Puskesmas untuk kesinambungan acara seperti ini. Harapannya kita coba dulu pelajarin, wilayah mana yang butuh nanti kita coba kerjasamakan," jelasnya. 

Penyerahan secara simbolis alat cuci tangan dari Indomaret kepada Pemerintah Kota Malang.

Menanggapi bantuan paket sembako dan susu serta alat cuci tangan yang diberikan oleh Indomaret dan Nestle Batita kepada Pemerintah Kota Malang melalui TP PKK Kota Malang untuk mencegah dan menekan angka stunting di Kota Malang, Wali Kota Malang Sutiaji menuturkan bahwa pihaknya berterima kasih atas kontribusi yang diberikan. 

"Terima kasih kepada Indomaret dan Nestle Batita memikirkan masa depan generasi kita ke depan. Di tengah pandemi Covid-19, Pemkot Malang ingin terus mengurangi stunting. Ekonomin minus, kemiskinan bertambah. Rentan sekali stunting," ujarnya. 

Sutiaji pun juga menekankan kepada seluruh masyarakat Kota Malang agar menerapkan protokol kesehatan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. "Pola hidup bersih dan sehat harus dijaga  yang punya anak kecil sebelum melahirkan haris dilihat dan dipantau terus. Insya allah anak-anak kita yang akan menjadi generasi kedepan terbaik," ujarnya. 

Sutiaji mengatakan, dengan adanya kerjasama itu, menunjukkan bahwa Indomaret dengan Nestle Batita sangat mendukung terhadap program-program Kota Malang terkait kampung tangguh yang saat ini berbasis pada PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro. 

"Saya kira kolaborasi ini tidak cukup disini. Kita akan terus tindak lanjut terus menerus, berbagi dengan kita semua. Ketika masyarakat sehat, terus protokol Covid-19 dilakukan Insya Allah orang-orang yang berkunjung ke toko-toko ritel moderen kan termasuk di Indomaret kan semakin banyak. Ini harapan kita sehingga pertumbuhan perekonomian kita semakin bagus," tandasnya. 

Perwakilan Indomaret saat menyerahkan karikatur Wali Kota Malang Sutiaji.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji mengatakan, bahwa pihaknya berterima kasih kepada Indomaret dan Nestle Batita yang sudah berkenan untuk menyalurkan CSR berupa 600 paket sembako dan susu Nestle Batita senilai Rp 75 juta dan alat cuci tangan kepada TP PKK Kota Malang. 

"Karena sasarannya adalah keluarga yang ada balita stuntingnya, kami untuk menggali data bekerjasama dengan puskesmas. Kita ada 16 puskesmas di Kota Malang. Itu kita kolaborasi untuk mencari datanya tersebut. Insya allaah hari ini yang diberikan Indomaret sama Nestle Batita itu sangat tepat sasaran," jelasnya. 

Pihaknya juga berharap kepada Indomaret dan Nestle Batita dapat menyalurkan CSR nya kepada Pemkot Malang melalui TP PKK Kota Malang untuk disalurkan kepada yang berhak mendapatkan.

"Saya berharap sekali kepada Indomaret, karena yang bisa dikolaborasikan dengan Pemerintah Kota Malang dan Tim Penggerak PKK masih banyak sekali. Oleh karena itu kedepan saya berharap masih terus ada kerjasama terus. CSR nya untuk kami barangkali untuk Kota Malang," pungkasnya.

Topik
pencegahan stuntingKota MalangIndomaretbantuan paket sembakoProtokol KesehatanWidayati Sutiaji

Berita Lainnya

Berita

Terbaru