Tidak Ada Libur Lebaran, Posko Tanggap Darurat Bencana BPBD Kabupaten Malang Tetap Berkomitmen Layani Masyarakat

May 04, 2021 17:06
Posko Tanggap Darurat Bencana BPBD Kabupaten Malang (Foto: Fery/ MalangTIMES)
Posko Tanggap Darurat Bencana BPBD Kabupaten Malang (Foto: Fery/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Jelang peringatan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang berkomitmen untuk tidak libur dan siap tanggap di tengah situasi tanggap darurat bencana.

Akibat gempa 6,7 SR yang mengguncang Barat Daya Kabupaten Malang bulan lalu, membuat BPBD Kabupaten Malang harus selalu sigap dan tanggap dalam hal penyaluran bantuan berupa logistik dan material bangunan kepada korban gempa.

Koordinator Logistik BPBD Kabupaten Malang Isa Anshori mengungkapkan jika BPBD Kabupaten Malang berkomitmen untuk tetap sigap di tengah situasi Tanggap Darurat Bencana sampai peringatan Hari Raya Idul Fitri 1442 H nanti.

"Kami masih siap untuk tidak libur, karena dengan kondisi seperti ini kita tidak mungkin untuk libur," ujarnya.

Isa juga menambahkan pegawai dan staf BPBD Kabupaten Malang akan bergantian dalam bertugas karena situasi Tanggap Darurat Bencana bukan suatu hal yang dapat diremehkan.

"Kalaupun libur, kami akan bergantian atau shift begitu. Saat salat Hari Raya Idul Fitri pun nanti juga akan diatur siapa yang bisa libur dan yang staff non muslim juga akan saling membantu back up satu sama lain," tuturnya.

Mengacu juga dari Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah menjadi dasar untuk masyarakat agar ditaati, terlebih lagi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai lembaga pemerintahan.

Sementara itu, seperti yang sudah diberitakan MalangTIMES, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat juga menuturkan adanya perpanjangan masa Tanggap Darurat Bencana yang berakhir tanggal 24 April 2021 lalu.

“Tanggap darurat diperpanjang, kan tanggal 24 April 2021 lalu telah berakhir, kini diperpanjang dua minggu lagi. Sehingga, donasi terus berjalan sampai status tanggap darurat selesai,” terang Wahyu.

Sehingga dari keterangan tersebut, Pemkab Malang melalui BPBD Kabupaten Malang harus terus berkomitmen dalam penyaluran bantuan kepada korban gempa baik berupa donasi maupun bantuan sosial lainnya.

Perpanjangan masa Tanggap Darurat Bencana ini hingga 2 minggu ke depan. Walaupun begitu, BPBD Kabupaten Malang memperkirakan jika masa Tanggap Darurat Bencana akan dicabut jika situasi sudah kembali normal, kondusif, dan warga yang terdampak gempa sudah mendapatkan bantuan secara layak.

Topik
tanggap bencanapacho emulsifikasiBPBD Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru