Ada Larangan Mudik, Wisatawan Batalkan Pesanan Hotel di Kota Batu

May 04, 2021 15:58
Foto ilustrasi (dok/Jatim Times)
Foto ilustrasi (dok/Jatim Times)

BATUTIMES - Mudik lebaran Idul Fitri 1442 H tahun 2021 kini dilarang. Larangan tersebut diberlakukan oleh pemerintah pusat yang berlangsung pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021 mendatang, dan diikuti oleh seluruh pemerintah daerah.

Pemberlakuan larangan mudik tersebut, menjadi kendala tersendiri bagi para pelaku pariwisata, khususnya Hotel di Kota Batu. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi mengatakan, sejauh ini tingkat okupansi hotel di Kota Batu rata-rata hanya di bawah 10 persen. Dan saat ini pelaku usaha perhotelan di Kota Batu sudah mulai merasakan dampak kebijakan tersebut.

"Ada pembatalan reservasi hotel untuk libur lebaran nanti. Mayoritas yang membatalkan memang wisatawan asal Surabaya Raya. Bahkan salah satu hotel ada yang dibatalkan sampai 30 reservasi," ujarnya, Selasa (4/4/2021).

Menurutnya, libur lebaran merupakan momen yang sangat ditunggu oleh pelaku usaha perhotelan di Kota Batu. Karena berkaca pada tahun tahun sebelumnya, kunjungan hotel meningkat drastis pada momen libur lebaran.

Kendati demikian, Sujud sangat memahami dan menyadari bahwa saat ini Pemerintah sedang berupaya mengendalikan pandemi. Dengan harapan, pandemi bisa benar benar terkendali dan masyarakat bisa bekerja dengan normal lagi. 

"Dengan kondisi seperti ini, kami memaklumi kebijakan yang dilakukan pemerintah. Walau sangat berdampak bagi kami. Apalagi jatuhnya tingkat okupansi hotel. Semoga dengan adanya kebijakan pemerintah, pandemi ini bisa diminimalisir dengan baik, agar pendapaan dan kunjungan wisatawan di Kota Batu bisa meningkat," ujarnya.

Topik
larangan mudikPHRI Kota BatuSujud Hariadi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru