Warga Pendatang yang Hendak Memasuki Desa Sidomulyo, Harus Menunjukkan Rapid Tes Antigen

May 04, 2021 15:35
Himbauan bagi warga pendatang yang hendak memasuki Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu harus menunjukan hasil rapid tes antigen. (foto istimewa)
Himbauan bagi warga pendatang yang hendak memasuki Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu harus menunjukan hasil rapid tes antigen. (foto istimewa)

BATUTIMES - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021 dan mencegah penyebaran virus Covid-19, bagi warga pendatang yang hendak memasuki Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu harus menunjukkan hasil rapid tes antigen. 

Kepala Desa Sidomulyo, Suharto mengatakan, pemberlakuan itu mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021.  Warga luar desa harus menunjukkan hasil negatif rapid test antigen kepada RT setempat. 

Hal ini sudah disepakati ketika rapat oleh warga, satgas Covid-19 desa, perangkat desa, BPD, LPMD, dan ketua RT/RW di Balai Desa tentang surat edaran Wali Kota Batu. "Kemudian akan ada jam malam, mulai pukul 22.00 - 04.30 WIB dengan menutup kembali portal dan mengaktifkan Siskampling di wilayah RT masing-masing," ujarnya.

Diketahui juga, pendatang tidak bisa menunjukkan surat keterangan selambatnya 24 jam. "Nanti saat H-1 sampai H+1 akses jalan akan ditutup selama 24 jam. Hanya ada satu masing-masing akses keluar masuk setiap dusun. Tujuannya untuk meminimalisir sebaran dan bahaya Covid-19," ujarnya.

"Pemdes bakal memasang banner di setiap RT/RW serta pusat keramaian lainnya untuk mensosialisasikan hal tersebut," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Petinggi Lurah dan Desa (APEL) Kota Batu, Wiweko mengatakan, dari 19 desa di Kota Batu informasi yang ia terima masih Desa Sidomulyo yang menerapkan hal tersebut. "Memang kebijakannya di setiap desa berbeda-beda. Yang saya tahu, Barus Desa Sidomulyo saja," ujarnya.

Topik
Berita BatusuhartoKota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru