Tingkatan Kualitas Pendidikan, Unisma Jalin Kerja Sama dengan Kedutaan Besar Afghanistan

May 01, 2021 10:21
Rektor Unisma Prof Dr Maskuri (4 dari kiri) dan Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Afghanistan Arief Rachman (4 dari kanan) saat melakukan penandatanganan secara daring dengan Kedutaan Afghanistan. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Rektor Unisma Prof Dr Maskuri (4 dari kiri) dan Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Afghanistan Arief Rachman (4 dari kanan) saat melakukan penandatanganan secara daring dengan Kedutaan Afghanistan. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Universitas Islam Malang (Unisma) menjalin kerja sama dengan Kedutaan Besar Afghanistan di Indonesia. Kerja sana itu dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan menyongsong Indonesia Emas 2045.

 Komitmen kerja sama itu diwujudkan dengan penandatangan kesepakatan  oleh kedua belah pihak yang dilakukan secara hybrid, Jumat (30/4/2021).

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi menjelaskan, kerja sama yang terjalin adalah dengan memberikan fasilitas beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Afghanistan untuk menempuh studi di Unisma.  "Untuk tahun ini ada dua orang yang diberi beasiswa. Tapi bisa jadi, di sana juga akan mengirimkan beberapa mahasiswa untuk kuliah di sini," ucapnya.

Selaras dengan program tersebut, perkembangannya tentunya akan menjadi pantauan dan dievaluasi untuk bisa terus berkelanjutan. Apalagi, prorgam ini sejalan dengan tagline Unisma, yakni dari Nahdlatul Ulama (NU) untuk Indonesia dan peradaban dunia.

"Insya Allah kita akan melihat perkembangannya seperti apa. Satu tahun ke depan kalau misal itu (kuota beasiswa) akan kami kasih lagi. Karena terus terang NU di Afghanistan sudah terbentuk. Nah ini nanti menjawab terhadap tagline Unisma dari NU untuk Indonesia dan peradaban dunia," jelasnya.

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi (Ist)

Untuk kriteria mereka yang mendapatkan beasiswa, tentunya pihak Kedutaan Besar Afghanistan  yang akan memilih dan menentukan. Namun mereka tentunya merupakan kader yang telah disiapkan.

 Selain itu, kerja sama bisa meluas dengan adanya lecture mobility. Artinya, dosen dari Unisma mengajar di Afghanistan melalui daring dan begitu juga sebaliknya. "Student exchange (pertukaran pelajar)  juga sudah kita lakukan.  Bahkan kemarin International Conference Student of Idea dari Afghanistan banyak yang ikut pada saat itu," bebernya.

Poin kerja sama tersebut juga menyepakati terkait join research, penulisan buku, penulisan jurnal, kredit transfer, hingga pertukaran dosen dan mahasiswa. Usai penandatanganan kerja sama, pengaplikasian poin kerja sama akan diaplikasikan mulai tahun ini dan akan dilakukan aelam empat tahun ke depan.

"Tiap tahun kita punya komitmen untuk memberikan beasiswa. Apalagi di sana (Afghanistan) didirikan NU juga," pungkasnya.

Topik
unisma malangUnismaPahlawan wanita terlupakan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru