Demi Pembangunan Daerah, Wali Kota Sutiaji Ajak Masyarakat untuk Menabung di Bank Jatim

Apr 30, 2021 20:08
Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan sambutan pada momentum penyerahan hadiah undian dari Bank Jatim.Cabang Malang di Balai Kota Malang, Jumat (30/4/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan sambutan pada momentum penyerahan hadiah undian dari Bank Jatim.Cabang Malang di Balai Kota Malang, Jumat (30/4/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Proses pembangunan daerah khususnya di Kota Malang yang berbasis pendapatan pada BPD (Bank Pembangunan Daerah) terus berlanjut. Wali Kota Malang Sutiaji pun terus mendorong masyarakat agar menabung di BPD yakni Bank Jatim dalam hal ini Bank Jatim Cabang Malang

Terlebih lagi, pihak Bank Jatim sendiri seringkali melakukan pengundian hadiah untuk para nasabah yang dilakukan sebanyak empat periode. Dua periode undian secara nasional dan dua periode di tingkat regional setiap enam bulan sekali. 

"Kenapa sih Bank Jatim memberikan support untuk hadiah itu dalam rangka memberikan kepercayaan, mendorong supaya masyarakat percaya kepada Bank Jatim. Untuk menabung, untuk berinvestasi di Bank Jatim," ungkapnya dalam sambutan penyerahan hadiah undian dari Bank Jatim, Jumat (30/4/2021). 

Orang nomor satu di pemerintahan Kota Malang ini mengatakan, bahwa jika nantinya pendapatan yang diperoleh Bank Jatim cukup besar, maka akan berdampak pada pembangunan dalam suatu daerah. 

"Karena kalau Bank Jatim itu besar, maka keuntungannya dikembalikan untuk pembangunan daerah masing-masing. Jadi kenapa Pemerintah Kota Malang juga menggunakan Bank Jatim, karena bantu itu tadi," terangnya. 

Sutiaji menuturkan, bahwa selain mendorong masyarakat untuk menabung di Bank Jatim, masyarakat juga bisa membantu untuk memviralkan agar masyarakat yang lain menabung di Bank Jatim. 

"Jadi kalau njenengan bantu dengan cara memviralkan, ayo nabung di Bank Jatim, ayo kita berinvestasi di Bank Jatim, dengan macam-macam produk, itu sesungguhnya njenengan membangun Jawa Timur itu sendiri. Membangun Kota Malang, membangun wilayah-wilayah sekitar sini," tuturnya. 

Karena, lanjut Sutiaji hasil pendapatan setiap tahunnya, nanti menjadi pendapatan di provinsi. Lalu di provinsi nanti disampaikan ke pemerintah daerah kota/kabupaten. 

"Termasuk kota/ kabupaten di kota kami tahun ini antara hampir Rp 3,5 miliar. Itu adalah karena njenengan juga. Itu kan investasi kami. Kami didik bahwa ini keuntungannya dikembalikan kepada kami, nanti untuk membangun daerah kita sendiri. Untuk itu Bank Jatim secara liquiditas cukup sehat," jelasnya. 

Sementara itu, untuk menabung sendiri, Sutiaji pun menekankan tidak perlu masyarakat memikirkan terkait hadiah yang kerap kali diundi oleh Bank Jatim. Karena hal itu merupakan bonus, tapi yang perlu ditekankan gerakan gemar menabung. 

"Dan saat nabung kan nggak mikir mendapatkan hadiah. Tapi waktu nabung itu dalam rangka gemar menabung dan sekali lagi Kota Malang sedang menggencarkan inklusinya, literasinya. Mudah-mudahan dengan cara demikian, semakin orang-orang percaya," terangnya. 

Serta juga bekerjasama dengan lembaga-lembaga jasa keuangan yang memang sudah diakui oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). "Mudah-mudahan disaat kita mensyukuri, maka kita akan ditambah rizkinya," tutupnya.

Topik
Walikota Malang SutiajiBank Pembangunan DaerahBank Jatim Cabang MalangGerakan Gemar menabungsalat gaib dan doa bersama

Berita Lainnya

Berita

Terbaru