297 Pegawai DPUPRPKP Kota Malang Jalani Tes Urine

Apr 30, 2021 18:25
297 para pegawai DPUPRPKP Kota Malang, baik ASN maupun TPOK, mendapatkan arahan untuk tes urine. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
297 para pegawai DPUPRPKP Kota Malang, baik ASN maupun TPOK, mendapatkan arahan untuk tes urine. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sebanyak 297 pegawai Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, baik tenaga pendukung operasional kegiatan (TPOK) maupun para aparatur sipil negara (ASN), melakukan tes urine di DPUPRPKP Kota Malang, Jumat (30/1/2021).

Tes urine tersebut merupakan arahan dari Wali Kota Malang Sutiaji  yang berupaya untuk menjaga jajarannya dari jeratan narkoba. 

"Sesuai petunjuk wali kota, bahwa semua ASN nanti wajib menjalani tes urine. Sekarang giliran  DPUPRPKP jadwal dari Badan Narkotika Nasional (BNN)," jelas Hadi Santoso, kepala DPUPRPKP Kota Malang yang juga Pj sekda Kota Malang.

 

297 para pegawai DPUPRPKP Kota Malang, baik ASN maupun TPOK mendapatkan arahan untuk tes urine (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Semau pegawai wajib mengikuti kegiatan ini. Bilamana mereka enggan atau tak mau mengikuti kegiatan tes urine ini, Soni -begitu kepala DPUPRPKP itu akrab disapa- tak segan untuk memberikan sanksi. 

"Wajib semuanya ikut. Kalau ada yang tidak ikut, akan saya sanksi nanti. Mudah-mudahan hasilnya nanti semua bagus (tak ada indikasi penyalahgunaan narkoba)," ucapnya.

Lebih lanjut Soni menegaskan,  kegiatan ini tidak terkait dengan hal lainnya, melainkan memang untuk menjaga para pegawai terbebas dari jerat narkoba sehingga tetap bisa bekerja dengan maksimal untuk melayani masyarakat.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Hadi Santoso (kiri)(AnggaRa/MalangTIMES

"Harapan kami clear semua. Jangan sampai ada yang kena zat-zat berbahaya itu. Teman-teman kan masih usai kerja semua. Jangan sampai ada masalah yang terkait dengan narkoba," paparnya.

Kepala BNN Kota Malang AKBP Agus Irianto menambahkan, upaya dari DPUPRPKP Kota Malang ini merupakan langkah yang tepat dan patut diapresiasi. Sebab, langkah ini tentunya jauh lebih baik daripada penindakan.

"Ini pencegahan lebih baik daripada kita melaksanakan penindakan. Apalagi saat pandemi dan puasa ini. Tentunya narkoba tidak berhenti. Makanya kami potong dan cegah dengan kegiatan ini. Saya apresiasi langkah Pak Kadis," ujarnya.

297 para pegawai DPUPRPKP Kota Malang, baik ASN maupun TPOK mendapatkan arahan untuk tes urine (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Sementara itu, pantauan saat tes urine berjalan, para pegawai tampak mengikuti dengan tertib. Satu per satu pegawai dari semua bidang di DPUPRPKP tampak antre melakukan tes urine dengan penjagaan dari petugas BNN Kota Malang.

Topik
tes urinekomentar di medsosDPUPRPKP Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru