Dedikasi Petugas Pemakaman UPT PPU DLH Kota Malang, Layak Dapat Jempol

Apr 29, 2021 19:56
Para petugas pemakaman UPT PPU DLH Kota Malang yang tengah melakukan pemakaman pasien kasus Covid-19 (Ist)
Para petugas pemakaman UPT PPU DLH Kota Malang yang tengah melakukan pemakaman pasien kasus Covid-19 (Ist)

MALANGTIMES - Para petugas pemakaman Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pemakaman Umum (UPT PPU) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang benar-benar patut diapresiasi. 

Kurang lebih setahun lamanya hingga saat ini, tim pemakaman yang berjumlah sekitar 15 orang tetap bersemangat dalam menjalankan tugas kemanusiaannya.

Hari demi hari, seolah tiada henti para petugas pemakaman di UPT PPU DLH Kota Malang terus melakukan tugasnya memakamkan para jenazah, baik mereka yang suspect maupun probable Covid-19 sesuai dengan protokol kesehatan. 

pemakaman-covid-19-kota-malang-turun-05564505b8acfdea88.png

Terhitung, sejak April 2020 hingga Desember 2020, petugas pemakaman UPT PPU DLH Kota Malang telah melakukan 710 pemakaman. Sedangkan untuk Januari 2021 hingga 25 April 2021, sebanyak 516 pemakaman telah dilakukan oleh petugas.

"Kurang lebih setahun adanya pandemi Covid-19, kami bersama tim dan teman-teman relawan lainnya telah menjalankan 1.226 pemakaman," jelas Taqruni Akbar Kepala UPT PPU DLH Kota Malang.

Petugas pemakaman UPT PPU DLH Kota Malang yang tengah melakukan pemakaman hingga malam hari (Ist)

Lebih lanjut dijelaskannya, dalam perjalanan selama setahun tersebut, bukan tugas yang mudah dalam melakukan pemakaman. Banyak halangan maupun rintangan yang harus dijalani. Mulai dari kelelahan melakukan pemakaman mulai pagi hingga malam hari hingga hujatan dari keluarga pasien, ahli waris dan masyarakat, kerap kali diterima para petugas pemakaman.

Bahkan tak jarang tekanan dari berbagai pihak sempat membuat para petugas down. Namun hal tersebut tetap bisa diantisipasi karena kesadaran diri dari para personel untuk tetap melaksanakan tugasnya sepenuh hati demi misi kemanusiaan.

"Memang tidak bisa dipungkiri banyak sekali tekanan dari berbagai pihak. Tapi kami tetap fokus dan ikhlas menjalankan tugas kemanusiaan, karena kalau bukan kita siapa lagi," jelasnya.

Petugas pemakaman UPT PPU DLH Kota Malang yang tengah melakukan pemakaman (Ist)

Dan yang membuat lebih mengesankan, sejak April 2020 hingga April 2021 saat ini, para petugas pemakaman dan tim lainnya hanya menjalani libur sekali saja. Diakui Taqruni, jika libur tersebut dijalani para petugas pemakaman pada saat Agustus 2020 lalu. 

"Saya ingat betul tanggal 17 Agustus tahun lalu. Pas tahun baru pagi, siangnya agak longgar, tapi malamnya ada lagi (tugas pemakaman). Sampai saat ini belum ada libur. Tapi Alhamdulilah meskipun begitu, sampai saat ini teman-teman masih semangat menjalankan tugasnya," bebernya.

Sementara itu, dijelaskannya, jika pasca adanya program pemerintah yakni vaksinasi, terdapat penurunan kegiatan pemakaman. Dijelaskannya, jika pada April 2021, sehari terdapat sekitar dua sampai empat pemakaman. Namun jumlah tersebut fluktuatif, akan tetapi turun drastis dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

" Ya naik turun. Kalau Januari (2021) dulu sempat ada lonjakan sampai sehari ada 17 kegiatan pemakaman. Februari agak turun, kemudian Maret naik lagi sampai 11 pemakaman. Tapi lonjakan tersebut kadang hanya terjadi satu hari saja. Kalau April ini landai. Hari ini saja baru ada satu pemakaman," terangnya.

Kendati telah terdapat penurunan kasus, namun pihaknya berharap agar semua pihak tetap waspada dan tidak lengah terhadap Covid-19. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

"Jangan sampai seperti peristiwa di India, kalau sampai seperti itu kan akan semakin merugikan, banyak yang terdampak. Ekonomi bisa kacau lagi. Saya berharap masyarakat benar-benar menerapkan protokol kesehatan,"pungkasnya.

Topik
Petugas Pemakamanjumlah makam covid 19 kota malangpemakaman jenazah covid 19penemuan bata kuno

Berita Lainnya

Berita

Terbaru