Pil Berlogo Palu Arit Diamankan Petugas Lapas Kediri

Apr 29, 2021 19:43
Narkoba jenis pil berlogo Palu Arit.(Ist)
Narkoba jenis pil berlogo Palu Arit.(Ist)

KEDIRITIMES - Berbagai macam cara dilakukan pengedar untuk menyelundupkan narkotika ke dalam penjara. Seperti yang terjadi di Lapas ll A Kota Kediri.

Petugas berhasil menggagalkan percobaan penyelundupan pil dengan logo palu arit. Pil yang identik dengan logo partai terlarang yakni Partai Komunis Indonesia (PKI) ditemukan petugas, tepatnya menyangkut di pagar kawat duri Lapas IIA Kediri. 

Tak hanya pil, dalam bungkusan plastik tersebut ditemukan juga sejumlah barang lain, seperti kristal putih yang diduga sabu-sabu seberat 4,6 gram, handphone, handfree, dan pipet kaca.

pil-palu-arit-beredar-018525bce1cc72ac3f.png

Kepala Satuan Pengamanan Lapas IIA Kediri Sastra Irawan menerangkan, penemuan ini mengejutkan petugas. Karena, dalam empat bulan pertama tahun 2021 ini sudah 7 kali ada percobaan penyelundupan narkoba dan handphone ke dalam Lapas Kediri.

“Ini sudah yang ketujuh kali malahan, yang kami kaget ketokan (logo,red) ini,” ungkap Sastra.

Ia menerangkan, kejadian terjadi Kamis (29/4/2021) siang pukul 11.35 WIB. Di mana, petugas mendapatkan adanya bungkusan plastik yang tergantung di tembok kawat berduri di sisi barat Lapas Kediri. Melihat barang mencurigakan, ia bersama anggotanya melakukan pengecekan. Ternyata, ada beberapa barang terlarang dalam bungkusan tersebut. 

“Kami langsung koordinasi dengan kepolisian terkait penemuan ini,” imbuh Sastra.

Setelah berkoordinasi dengan petugas kepolisian, Sastra menerangkan temuan pil dengan logo palu arit ini baru pertama kali ditemukan.

“Memang setiap pil ada ketokannya (logo,red) tapi yang ini baru pertama,” kata pria asal Lampung ini. 

Pil yang disinyalir sejenis pil koplo tersebut masih dalam penyelidikan petugas. Ia juga melaporkan kejadian ini kepada Kanwil Kemenkumham Jawa Timur.

Topik
pil koplo palu aritlapas II a kota kediriPenyelundupan Narkobaupt ppu dlh kota malangBerita Kediri

Berita Lainnya

Berita

Terbaru