Perpres 12/2021 Buka Peluang UKM Bisa Ikut Tender Pemerintah Senilai Rp 15 Miliar

Apr 29, 2021 18:54
Widjaja Saleh Putra, Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang atau Jasa Kota Malang (doc MalangTIMES)
Widjaja Saleh Putra, Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang atau Jasa Kota Malang (doc MalangTIMES)

MALANGTIMES - Para pelaku Usaha Kecil Mikro (UKM) patut berbahagia. Sebab adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 tahun 2021 Tentang Perubahan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang telah diterbitkan membuka peluang bagi UMKM dan koperasi untuk mengikuti pengadaan pemerintah hingga Rp 15 miliar.

Hal tersebut dibenarkan Widjaja Saleh Putra Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang atau Jasa Kota Malang saat ditemui usai sosialisasi kepada para pegawai di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Kamis (9/4/2021).

perpres-ukm-berdaya-03e538336977c28e0a.png

"Betul (Perpres 12 tahun 2021 mengangkat potensi UKM) dari Rp 2,5 miliar menjadi Rp 15 miliar," tegas pria yang akrab disapa Jaya itu.

Lebih lanjut dijelaskannya, akan tetapi tak semua jenis pengadaan mendapatkan porsi maksimal hingga Rp 15 miliar. Pada jenis pengadaan konstruksi, tetap dengan nilai yang sama dengan sebelumnya, yakni Rp 2,5 miliar.

"Untuk konstruksi tetap Rp 2,5 miliar, harus mengacu terhadap peraturan menteri secara teknis. Kebetulan kalau konstruksi menteri yang mengatur secara teknis adalah Menteri PUPR, masih belum diubah pada batasan kecil Rp 2,5 miliar," jelasnya.

Sedangkan untuk pengadaan jenis yang lainnya, seperti pengadaan barang dan jasa, baik makanan, minuman dan beberapa jenis lainnya bisa mencapai nilai pengadaan maksimal hingga Rp 15 miliar. 

"Yang lainya bisa Rp 15 miliar untuk UKM," bebernya.

Sementara itu, untuk pelaksanaan di Kota Malang, sejauh ini disampaikan Jaya telah terlaksana sesuai dengan Instruksi Walikota. Bahkan sebelum Perpres 12 tahun 2021 ada, Kota Malang sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) telah pro terhadap produk lokal dan kebangkitan UKM.

"Ini ditekankan agar belanja UMKM Kota Malang melalui, diantaranya melalui Jatim Bejo, Bela Pengadaan, Malangglerr dan seterusnya," paparnya.

Selain itu, bilamana barang atau jasa yang dicari tidak terdapat dalam aplikasi, juga dipersilahkan untuk melakukan pembelian langsung namun dengan nilai maksimal Rp 50 juta.

"Artinya ini mendukung pemulihan dan mendongkrak ekonomi pelaku UKM," pungkasnya.

Topik
Usaha Mikro Kecil MenengahUKM Kota Malangulp barang jasa kota malangPengadaan Barang dan Jasaimpor daging ayam brazil

Berita Lainnya

Berita

Terbaru