Jokowi Beri Lampu Hijau Bantuan Korban Gempa, Salah Satu Warga Belum Tersentuh

Apr 29, 2021 18:16
Jokowi saat melihat puing-puing bekas reruntuhan bangunan di Desa Majangtengah (foto: Humas Pemkab Malang)
Jokowi saat melihat puing-puing bekas reruntuhan bangunan di Desa Majangtengah (foto: Humas Pemkab Malang)

MALANGTIMES - Tak hanya melihat panen raya dan proses tanam di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran. Presiden Joko Widodo juga melihat korban bencana gempa bumi di Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Desa Majangtengah dipilih dalam kunjungan ini karena merupakan salah satu dari sejumlah lokasi terdampak gempa bumi di Kabupaten Malang. Hal itu karena beberapa stakeholder provinsi telah datang dan meninjau lokasi tersebut 

Jokowi-sapaan akrabnya, juga meninjau tenda trauma healing, dapur umum, tenda pengungsi, hingga perkembangan pembangunan rumah sementara bagi warga terdampak yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

‘’Sore ini saya berada di Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Untuk meninjau gempa bumi yang terjadi beberapa hari yang lalu. Tadi saya sudah mendapatkan laporan kerusakan khusus untuk yang di Kabupaten Malang, ada 1.716 rumah baik yang rusak berat, sedang dan ringan,” terang Joko Widodo.

Setelah mendapatkan data tersebut, Jokowi kemudian merinci rumah yang terdampak itu untuk menjelaskan bahwa masyarakat akan mendapatkan bantuan.

Jokowi menyebut bahwa rumah rusak berat akan dibantu Rp 50 juta, rusak sedang dibantu Rp 25 juta, dan yang rusak ringan dibantu Rp 10 juta. Bukan hanya rumah, presiden juga menambahkan, untuk fasilitas umum yang rusak seperti bangunan mushola yang ada di belakangnya saat memberikan keterangan didampingi Ketua DPR RI, Menteri PUPR, Sekretaris Kabinet, Gubernur Jatim dan Bupati Malang juga akan dikerjakan oleh Kementerian PUPR.

‘’Dengan ini, saya kira kita ingin agar kehidupan bisa normal kembali. Dan, kita harapkan semuanya nanti, yang terdampak gempa di Kabupaten Malang, semuanya sudah segera dimulai dikerjakan dalam bulan-bulan Mei ini,” tutupnya.

Sementara itu salah satu warga Desa Majangtengah, Yudi mengaku hingga kunjungan Presiden RI ke kampungnya, ia belum menerima bantuan dari pemerintah baik berupa semen ataupun biaya untuk pembangunan.

“Belum mas, belum sama sekali. Kalau didata sudah beberapa kali. Tapi bantuan belum ada sama sekali,” kata Yudi.

Saat ini, Yudi terus membersihkan sendiri sisa-sisa puing-puing bekas reruntuhan rumahnya akibat gempa. “Ya saat ini saya tata sedikit ini, karena belum ada bantuan sama sekali,” kata dia.

Namun Yudi bersyukur ada bantuan dari perorangan, tapi tetap saja bantuan tersebut tidak bisa untuk membangun rumahnya yang hanya tersisa lantainya.

“Ya bagaimana mas, cuma bantuan dari perorangan saja, itu saya kumpulkan di dalam, tapi ya belum cukup kalau buat bangun rumah,” keluh dia.

Topik
Gempa Malangdana stimultan bnpbKunjungan Jokowi ke MalangPresiden Jokowisaresahan cegah radikalisme dan terorisme

Berita Lainnya

Berita

Terbaru