Hadir di Syiar Ramadan UIN Malang, Gus Miftah: Dakwah Harus Edukatif dan Rekreatif

Apr 28, 2021 16:47
Gus Miftah (kanan) dan Prof Abdul Haris
Gus Miftah (kanan) dan Prof Abdul Haris

MALANGTIMES - Program rutin dari YouTube resmi UIN Maliki Malang bertajuk 'Syiar Ramadan UIN' kali ini menyuguhkan dialog Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. dengan Miftah Maulana Habiburrahma atau yang lebih dikenal dengan sapaan Gus Miftah.

Bertemakan Memupuk Rasa Nasionalisme melalui Dakwah bagi Kaum Milenial, Prof Abdul menanyakan bagaimana ceramah Gus Miftah bisa mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

"Jadi salah satu methodologi dakwahnya Kanjeng Nabi itu kan berbicara kepada manusia sesuai dengan akalnya. Artinya dengan satu sumber yang sama, satu dalil yang sama ketika ketemu dengan orang yang berbeda, tentunya dengan bahasa dan pemilihan diksi yang berbeda," ujar pria berambut mullet ini.

Gus Miftah pun memberikan penjelasan mengenai penyampaian sebuah value atau nilai harus mempunyai edukasi dan rekreasi. 

"Kalau orang dikasih value hanya edukasi saja, tidak akan menarik dan akan cepat bosan, begitu pun sebaliknya," terang Miftah.

Menurut Gus Miftah, ajaran Islam sudah sangat demokratis. Rasul mengatakan beberapa pilihan karena itulah cara rasul mengajarkan demokrasi. Supaya umat Islam punya pikiran yang terbuka serta dapat saling toleran.

"Menilai Islam itu tidak hanya melalui membaca Al-Quran dan mempelajari ajaran Islam saja, tapi juga dari akhlak umat Islam. Jika akhlak umat Islam baik maka akan mencontohkan menunjukkan perbuatan baik pula dan akan dihargai oleh agama lain," terang Gus Miftah.

Topik
UIN MalangSyiar Ramadan UIN MalangSyiar RamadanGus Miftah

Berita Lainnya

Berita

Terbaru