Pastikan Pasokan Bahan Pokok Aman hingga Lebaran, Wali Kota Sutiaji Keliling Pasar

Apr 28, 2021 13:15
Wali Kota Malang Sutiaji (baju putih bertopi) saat meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Sawojajar, Rabu (28/3/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (baju putih bertopi) saat meninjau harga kebutuhan pokok di Pasar Sawojajar, Rabu (28/3/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

MALANGTIMES - Warga Kota Malang rasanya tidak perlu khawatir menghadapi masa libur lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1442 nanti. Pasalanya, pasokan kebutuhan pokok makanan di Kota Malang dipastikan aman.

Bahkan, gejolak adanya kenaikan harga untuk beberapa bahan pokok juga dipastikan tak mengalami gejolak. Wali Kota Malang Sutiaji bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang memastikan langsung dengan berkeliling pasar rakyat dan distibrutor, Rabu (28/4/2021).

Rombongan memulai peninjauan dari Pasar Sawojajar, Gudang Baru BULOG di Jl Kolonel Sugiono Malang, Agen LPG PT Ilham Berkah Jaya di Jl Kolonel Sugiono No 93/121, dilanjutkan ke Distributor Pasar Besar, Jl Kyai Tamin 68 (UD. Murni).

Agenda ini dilakukan juga dengan pengecekan harga kebutuhan pokok agar tetap stabil. "Dari beberapa sasaran dan sampling yang kita survei, tidak ada gejolak harga yang signifikan. Semua kebutuhan pokok masih stabil," ujar Sutiaji.

Dalam agenda survei ke beberapa tempat ini, Sutiaji juga memastikan harga daging sapi, daging ayam, hingga cabai tak akan mengalami kenaikan harga yang tinggi. Termasuk juga, kenaikan harga kebutuhan pokok dari distributor yang juga dipastikan masih wajar.

"Harga telur ayam, gula, cabai rawit, cabai merah besar, daging ayam, sapi, tidak ada lonjakan harga. Kami juga lihat kenaikan dari distributor ke pasar juga wajar," jelasnya.

Dengan stabilitas harga tersebut, dikatakan Sutiaji, penyebab utamanya bukan karena daya beli masyarakat yang rendah. Melainkan, sistem manajeman masyarakat dalam pengelolaan belanja juga dinilai sudah baik.

Termasuk, pasokan beras di gedung baru BULOG Malang yang dipastikan aman untuk kebutuhan masyarakat di Malang Raya. "Kami apresiasi, kemampuan manajemen masyarakat terbina dengan bagus. Demikian juga Bulog, ketersediaan masih aman, artinya kebutuhan beras juga masih stabil," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Cabang Perum Bulog Malang Dhanny Yudha menambahkan, pasokan beras saat ini mencapai 2.600 ton. Jumlah tersebut dikatakannya masih aman saat Idul Fitri 1442 H nanti, bahkan hingga Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 mendatang.

"Ini sebenarnya bisa sampai Nataru, karena memang kita sudah mempersiapkan beras-beras baru ini untuk wilayah Malang. Karena memang kebutuhannya relatif kecil di Kota Malang, hanya sekitar belasan ton sehari," ungkapnya.

Untuk diketahui,  tim TPID rutin melakukan pemantauan bahan pokok di lapangan.  Di mana hal itu didukung oleh dua sistem informasi. Yakni, dalam pantauan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui https://siskaperbapo.com/, serta dalam pantauan Pemkot Malang melalui  https://sembakomalang.com/.

Topik
Walikota Malang SutiajiSidak Pasarkebutuhan bahan pokokinternet desaBulog Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru