Rektor UIN Malang Terima Buku Dari Dosen Asing Asal Libya, Berisi Tentang Budaya Islam

Apr 26, 2021 15:24
Rektor UIN Maliki Malang, Prof Abdul Haris, menerima buku dari Dosen asal Libya, Dr Sulaiman Alhasani (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Rektor UIN Maliki Malang, Prof Abdul Haris, menerima buku dari Dosen asal Libya, Dr Sulaiman Alhasani (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang Prof Abdul Haris menerima buku karangan Dosen asing dari Libya yang mengajar di UIN Maliki Malang, Senin (26/4/2021). Buku yang diterima oleh Rektor tersebut berjudul "Al Alfrikiyan Minal Hadharah ila At-Tabi’iyyah".

Buku yang diterima Rektor tersebut, berisi tentang perkembangan peradaban atau kebudayaan Afrika yang membawa Islam ke Indonesia. Ketika Islam datang, Islam tidak merusak budaya. Ketika Islam datang, justru memperkuat budaya, sehingga ini menjadi dasar masyarakat.

"Saat itu peradaban pertumbuhannya sangat tinggi, sebelum ada penjajahan dulu. Penjajah itulah yang merusak tatanan. Yang merusak adalah peperangan," ungkap Prof Abdul Haris mengungkap garis besar isi buku.

Dijelaskannya lebih lanjut, jika dalam proses penyusunan buku yang dikarang Dr Sulaiman Alhasani tersebut, tidaklah mengalami kesulitan atau kendala berarti. Penyusunan buku juga tidak memerlukan waktu yang lama. 

Hal itu diungkapkan Prof Abdul Haris yang menterjemahkan percakapan Dr Sulaiman Alhasani. Dijelaskan jika kemudahan dalam penyusunan buku tersebut lantaran kultur di Afrika cukup mirip dengan Indonesia dan juga bahan materi telah dipersiapkan cukup lama.

"Antara Afrika dan Indonesia mirip. Penduduk mirip karena Islam membawa prinsip keilmuan, Islam mendorong pemikiran yang maju dan menjadikan bangsa pemeluk Islam maju," terangnya membantu menjelaskan isi buku.

Menanggapi buku karangan dosen dari Libya itu, Prof Abdul Haris begitu mengapresiasi. Pihaknya merasa kagum, terdapat orang asing yang begitu kagum dan tertarik dengan budaya atau kultur di Indonesia. UIN Maliki Malang sendiri, merupakan jendela dunia bagi warga asing. Sehingga, tak heran jika banyak mahasiswa asing menempuh studi di kampus Ulul Albab ini.

"Saya menghargai, ini kan dunia akademik, bagaimana orang lain melihat Indonesia dan sangat kagum, ini luar biasa. Dan baru pertama kali ini saya menerima buku dari Dosen asing," terangnya.

Pihaknya juga menyampaikan, jika UIN Maliki Malang juga memiliki dosen asing lainnya. Dijelaskan Haris, jika total terdapat lima dosen asing. Satu Dosen dari Libya, dua dosen dari Sudan, dua dosen dari Arab Saudi, dan ada 1 dari Jepang. 

"Namun untuk dari Jepang ini belum kesini, masih lewat daring. Sebaliknya juga Dosen dari UIN juga ada yang mengajar di Al Azhar. Dengan banyaknya Dosen asing yang mengajar disini, juga merupakan salah satu upaya bereputasi internasional," pungkasnya.

Topik
Rektor UIN MalangUIN Maliki MalangProf Abdul Harispenyekatan larangan mudik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru