Viral, Kades Kepuh Sebar Uang Ke Warga, Tuai Kritikan

Apr 25, 2021 22:32
Tampak kades Kepuh sedang membagikan uang. (Foto: potongan dari video yang beredar)
Tampak kades Kepuh sedang membagikan uang. (Foto: potongan dari video yang beredar)

TULUNGAGUNGTIMES - Niat baik jika dilakukan tidak pada saat yang tepat juga bisa menimbulkan efek negatif. Seperti yang terjadi di Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Minggu (25/4/2021). 

Tampak dalam video yang diunggah oleh akun bernama Jokowin Ampuh di media sosial Facebook, Kepala Desa Kepuh Winarto sedang membagi-bagi uang kepada warganya yang akhirnya menimbulkan kerumunan.

Sontak, unggahan video berdurasi 16 detik itu langsung mendapat komentar dan sindiran dari nitizen. Seperti yang ditulis akun Suharti samin "wow. Videonya keren pak lurah, sangat mematuhi prokes." 

Selain itu akun Agus Susanto juga menuliskan "Protokol kesehatannya kok diabaikan bapak."

Akun Celun irawan "kok g ada yang pakai masker."

Tak hanya netizen, salah satu warga Desa Kepuh AM (inisial) juga menyayangkan kejadian itu. Menurutnya, sebagai Kepala Desa ssharusnya memberikan contoh yang bagus dan sewajarnya, apalagi situasi pandemi Covid-19 masih belum berakhir justru mengadakan kerumunan masa.

"Ini sangat tidak tepat, tanpa jaga jarak juga. Kalaupun mengadakan acara bagi takjil kan tetap prokes di kedepankan, biar bisa memberi contoh kepada masyarakat khususnya warga desa Kepuh sendiri," kata AM melalui pesan Whatsapp.

Yang disayangkan lagi, lanjutnya, Kades justru bangga dengan apa yang dilakukannya, karena video kerumunan tersebut justru diunggah oleh Kades disaat Covid-19 seperti ini.

Menurut AM, sebelum terjadi kerumunan, sebelumnya warga juga sudah ada yang mengingatkan, tapi bagi-bagi uang tersebut tetap dilakukan oleh kades. 

"Acaranya di balai desa kepuh mas. itu yang sangat disayangkan warga yang lain mas. Warga pada bilang kok rame-rame ngunu," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kepuh Winarto membenarkan terkait video yang beredar di medsos itu. Menurutnya acara tersebut adalah acara bagi takjil. Terkait bagi-bagi uang yang menimbulkan kerumunan itu merupakan spontanitas dan uangnya pun tidak disiapkan sebelumnya.

"Mboten, kui maeng aku pas cetok warga yang biasa bersih2 madrasah trus tak lungi duwit, trus bocah2 sing eruh langsung mengerubung. Aku lek cetok penyapu madrasah kulino ngei dwet nyatuk an (Tidak, itu tadi saya pas ketemu dengan warga yang biasa membersihkan madrasah kemudian saya kasih uang, dan anak-anak yang tahu langsung pada datang. Saya kalau ketemu penyapu madrasah terbiasa memberi uang, red)," jelas Winarto.

Topik
captain america 4

Berita Lainnya

Berita

Terbaru