Diseruduk Xenia Tengah Malam, Seorang Dosen Meninggal Dunia

Apr 25, 2021 13:34
Petugas saat mengevakuasi korban kecelakaan di jalan Desa Notorejo, Gondang, Tulungagung. (Foto: Dokpol/Tulungagung TIMES)
Petugas saat mengevakuasi korban kecelakaan di jalan Desa Notorejo, Gondang, Tulungagung. (Foto: Dokpol/Tulungagung TIMES)

TULUNGAGUNGTIMES - Kecelakaan terjadi di jalan masuk Desa Notorejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Minggu (25/04/2021) sekitar pukul 00.45 WIB. Kecelakaan itu melibatkan dua kendaraan beda kelas, yakni Mobil Daihatsu Xenia nomor polisi AG 1975 SF kontra sepeda motor Honda ADV nomor polisi AG 2066 RDK.

"Benar, terjadi kecelakaan antara roda empat dan roda dua. Jenis laka berat," kata Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Bayu Agustyan melalui Kanit Laka Polres Tulungagung Iptu Diyon Fitrianto, Minggu (25/04) siang.

Diketahui, pengemudi roda empat atas nama Imam SF (29), warga Fusun Tenggong RT 28 RW 12 Desa Bendorejo, Kecamatan, Pogalan, Kabupaten Trenggalek. "Pengemudi roda empat ini tidak memiliki SIM A," ujar Diyon.

Sedangkan pengendara sepeda motor Honda ADV atas nama YN (38), dosen yang beralamat di Jalan Mayjen Sungkono I/ 52 RT 02 RW 05 Desa Tertek, Kecamatan Tulungagung Kota. YN juga tidak memiliki Sim C.

Semula roda empat ini berjalan dari utara. Sedangkan roda dua atau sepeda motor melaju searah di depannya.

 Sesampainya di TKP, karena diduga pengendara roda empat saat mendahului kendaraan di depannya tidak memiliki ruang gerak yang cukup, dia akhirnya menabrak roda dua. Akibatnya, pengemudi sepeda motor, yakni YN, mengalami luka berat di bagian kepala. Dia meninggal dunia di tempat kejadian peristiwa (TKP). Sedangkan pengemudi roda empat tidak mengalami sedikit pun luka.

Penumpang mobil berinisial DA (22) juga tidak luka. Sesuai identitas, DA beralamat di Dusun Sentul RT 01 RW 01 Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang.

Petugas telah datang dan melakukan olah TKP serta melakukan evakuasi terhadap korban dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Dari informasi yang dihimpun media ini, korban meninggal dunia adalah aktivis UMKM  sekaligus dosen di perguruan tinggi ternama di Tulungagung. Ucapan duka juga membanjiri ruang media sosial.

Topik
Budidaya ikan di sungaiPolres Tulungagungberita tulungagung

Berita Lainnya

Berita

Terbaru