Miris, Potongan Ibu Jari Korban Tertinggal di TKP Penganiayaan Kakek Nenek Asal Tulungagung

Apr 25, 2021 11:55
Potongan Ibu jari dan Sabit yang digunakan pelaku BS dalam melakukan aksi penganiayan / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Potongan Ibu jari dan Sabit yang digunakan pelaku BS dalam melakukan aksi penganiayan / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES - Kejadian mengerikan yang terjadi di Dusun Sidomakmur, Desa Bangunmulyo, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (24/04 /2021) kemarin masih menjadi cerita panjang warga sekitar. Pasalnya, kejadian yang kini masih ditangani polisi itu dianggap sadis dan tidak berperikemanusiaan.

Pelaku yang berinitial BS (30) selama ini dikenal hidup dan tinggal sendirian di rumah setelah kedua orang tuanya meninggal. Sedangkan saudara-saudaranya, telah hidup dan berdomisili ditempat lain. 

"Dikatakan stress juga tidak karena selama ini memang belum pernah terdengar dibawa ke RSJ. Namun, jika dibilang normal kadang tingkah lakunya seperti orang tidak waras," kata N, warga di sekitar rumahnya. 

Yang membuat warga geram, BS tanpa rasa kasihan menghajar pasangan kakek nenek tanpa terlihat belas kasihan. 

"Bahkan, ibu jari si mbah nya ini putus dan tertinggal di tempat ia di aniaya," ujarnya.

Peristiwa ini terjadi saat warga baru saja menyantap menu buka puasa Ramadan, tiba-tiba terdengar suara ribut disertai tangisan kakek dan nenek yang menjadi korban penganiayan tetangganya sendiri. 

Korban YM (70) dan SM (61), menangis dan berteriak histeris lantaran di sabet senjata tajam berupa sabit oleh BN (30)  dengan membabi buta. 

"Tiba-tiba kakek dan nenek yang merupakan suami istri ini teriak karena disabet arit (sabit) tetangganya," kata Andik, warga sekitar. 

Karena kesakitan dan tidak bisa mengatasi amukan BN, kakek dan nenek ini disebutkan Andik terus berteriak hingga mengundang perhatian tetangga. 

"Kemudian tetangga ada yang menghubungi petugas, lalu pelaku diringkus," ujarnya. 

Terkait kejadian ini, kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto melalui Kasubbag Humas Iptu Tri Sakti Syaiful Hidayat saat dikofirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. 

"Dua korban menderita luka-luka serius dan saat ini sudah dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagun guna mendapatkan perawatan," kata Tri Sakti, Minggu (25/04/2021). 

Disebutkan Tri Sakti, untuk korban YM mengalami luka robek pada kepala bagian kanan dan kiri atas telinga, sedangkan SM menderita luka bagian kepala dan jari jempol sebelah kiri putus. 

Dari keterangan saksi yang merupakan keluarga korban berinitial SY (46) sekitar pukul 17.40 WIB saat ia pulang dari acara buka bersama, sesampai dirumah mendengar suara teriakan minta tolong.

"Setelah dicari  asal teriakan minta tolong ini sudah ditemukan satu korban tergeletak dijalan dan istrinya diserang oleh pelaku," ungkapnya.

Saat itu juga, SY berusaha melerai namun karena BS membawa senjata tajam ia dan tetangga yang lain hanya bisa meminta penganiayaan dihentikan.

Usai menghajar pasutri ini, BS pulang kerumahnya. Namun, tak lama berselang petugas Polsek Pakel yang datang ke TKP berhasil mengamankan pelaku bersama barang bukti berupa sebilah sabit.

“Sudah diamankan, pelaku diperiksa di Polsek Pakel dan masih didalami motif menganiaya korban," papar Tri Sakti. 

Topik
penganiayaan kakek nenekkriminal tulungagungKabupaten Tulungagungkriminal tulungagung

Berita Lainnya

Berita

Terbaru