Jari Sampai Putus, Tetangga Tega Aniaya Sepasang Kakek Nenek di Tulungagung Pakai Sabit

Apr 25, 2021 10:32
Pelaku BS dalam lingkaran saat diamankan polisi /Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES
Pelaku BS dalam lingkaran saat diamankan polisi /Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES - Suasana damai di Dusun Sidomakmur, Desa Bangunmulyo, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, mendadak geger, Sabtu (24/04/2021) sekitar jam 18.00 WIB. Saat itu, warga baru saja menyantap menu buka puasa Ramadan, namun tiba-tiba terdengar suara ribut disertai tangisan kakek dan nenek yang menjadi korban penganiayan tetangganya sendiri. 

Korban YM (70) dan SM (61), menangis dan berteriak histeris lantaran di sabet senjata tajam berupa sabit oleh BN (30)  dengan membabi buta. 

"Tiba-tiba kakek dan nenek yang merupakan suami istri ini teriak karena disabet arit (sabit) tetangganya," kata Andik, warga sekitar.

Karena kesakitan dan tidak bisa mengatasi amukan BN, kakek dan nenek ini disebutkan Andik terus berteriak hingga mengundang perhatian tetangga. 

"Kemudian tetangga ada yang menghubungi petugas, lalu pelaku diringkus," ujarnya. 

Terkait kejadian ini, kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto melalui Kasubbag Humas Iptu Tri Sakti Syaiful Hidayat saat dikofirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. 

"Dua korban menderita luka-luka serius dan saat ini sudah dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagun guna mendapatkan perawatan," kata Tri Sakti, Minggu (25/04/2021). 

Disebutkan Tri Sakti, untuk korban YM mengalami luka robek pada kepala bagian kanan dan kiri atas telinga. Sedangkan SM menderita luka bagian kepala dan jari jempol sebelah kiri putus. 

Dari keterangan saksi yang merupakan keluarga korban berinisial SY (46) sekitar pukul 17.40 WIB saat ia pulang dari acara buka bersama, sesampai di rumah mendengar suara teriakan minta tolong. 

"Setelah dicari  asal teriakan minta tolong ini sudah ditemukan satu korban tergeletak dijalan dan istrinya diserang oleh pelaku," ungkapnya.

Saat itu juga, SY berusaha melerai namun karena BS membawa senjata tajam ia dan tetangga yang lain hanya bisa meminta penganiayaan dihentikan.

Usai menghajar pasutri ini, BS pulang ke rumahnya. Namun, tak lama berselang petugas Polsek Pakel yang datang ke TKP berhasil mengamankan pelaku bersama barang bukti berupa sebilah sabit.

“Sudah diamankan, pelaku diperiksa di Polsek Pakel dan masih didalami motif menganiaya yang dilakukan pada korban," papar Tri Sakti. 

Topik
Korban Penganiayaannasib andinKabupaten Tulungagungdugaan penganiayaanPolsek Pakel

Berita Lainnya

Berita

Terbaru