Angka Covid Terus Turun, Pemkot Batu Jalankan PPKM Tahap VI

Apr 24, 2021 12:02
Rapat koordinasi (rakor) situasi covid-19 secara virtual antara Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di ruang rapat utama Balai Kota Among Tani Kota, Jumat (23/4/2021), kemarin.(Foto: istimewa)
Rapat koordinasi (rakor) situasi covid-19 secara virtual antara Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di ruang rapat utama Balai Kota Among Tani Kota, Jumat (23/4/2021), kemarin.(Foto: istimewa)

BATUTIMES -Pemkot Batu sudah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro tahap VI. PPKM mikro tahap VI itu berlaku sejak 20 April sampai 3 Mei.

Perpanjangan PPKM itu jugq disampaikan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat rapat koordinasi  soal situasi covid-19 secara virtual bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa,  di ruang rapat utama Balai Kota Among Tani Kota.

Selain soal PPKM, rapat koordinasi membahas peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H, upaya pengendalian penyebaran covid-19 selama bulan suci Ramadan, serta mengoptimalkan pembentukan posko penanganan covid-19.

Dewanti menyampaikan bahwa situasi dan kondisi Kota Batu sudah sangat terkendali. Hanya 10 penderita yang aktif virus corona dalam PPKM tahap V. 

Mengantisipasi penambahan kasus saat Idul Fitri, Pemkot Batu telah mengimbau kepada seluruh desa/kelurahan untuk memperketat dan memantau pemberlakuan protokol kesehatan, terutama di tempat wisata.  "Kami mohon ditambah vaksinnya bagi warga Kota Batu, terutama yang bergerak di bidang pariwisata," ujarnya, Sabtu (24/4/2021)

Untuk persiapan Lebaran, sebagai kota wisata, Pemkot Batu telah memprogramkan vaksinasi bagi pelaku usaha di Kota Batu. Sedangkan  pendatang yang ke Kota Batu diharuskan menunjukkan hasil vaksinasi dan rapid antigen.

Sementara, Khofifah mengatakan, sebagai upaya untuk mencegah tersebarnya virus corona, maka mobilitas masyarakat dibatasi dengan larangan mudik. Larangan mudik mulai berlaku 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021.

"Meskipun secara statistik Jawa Timur landai, namun masih ada kenaikan kasus konfirm dan kematian karena virus. Untuk itu, mohon bersama-sama kita ketati kembali PPKM, cegah mobilitas dan jalankan prokes," ujarnya.

Diketahui, dalam empat bulan terakhir sejak PPKM dan PPKM mikro diterapkan, persentase rata-rata kasus aktif bulanan di Kota Batu terus menurun. Mulai dari Januari sebesar 15,43 persen, Februari 13,57 persen, Maret 9,52 persen, dan April 7,23 persen.

"Di Kota Batu, setelah PPKM mikro berlangsung sampai tahap  V, memang menunjukkan hasil yang sangat positif. Angka kesembuhan pasien covid-19 di Kota Batu mencapai 90 persen. Sedangkan angka pasien aktif hanya 0,7 persen dan pasien meninggal akibat covid-19 mencapai 9 persen," ujar Dewanti.

Topik
shanghai auto show 2021Berita BatuPemkot Batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru