LSP Unikama Terbitkan Sertifikat Kompetensi BNSP Perdana, Sertifikat Diakui Hingga Asean

Apr 23, 2021 18:35
Mahasiswa Unikama pada saat mengikuti USK yang digelar oleh LSP Unikama beberapa waktu lalu (Ist)
Mahasiswa Unikama pada saat mengikuti USK yang digelar oleh LSP Unikama beberapa waktu lalu (Ist)

MALANGTIMES - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) melakukan penterbitan sertifikat kompetensi perdana. Hal ini merupakan tindak lanjut dari Uji Sertifikasi Kompetensi (USK) yang digelar pada bulan Februari 2021 lalu.

Dr Dianawati Suryaningtyas MM, Direktur LSP Unikama menjelaskan, dengan terbitnya sertifikat untuk para mahasiswa yang ikut dalam USK, merupakan sebuah bukti bahwa LSP Unikama telah benar-benar berjalan dan berkompeten dalam melakukan USK.

Dalam prosesnya, prosedur administrasi di Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sangatlah ketat dan rumit. Sehingga, pihaknya sangat bersyukur USK yang digelar oleh LSP Unikama bisa lolos untuk diterbitkan sertifikat.

Unikama sendiri diperbolehkan untuk mengadakan USK lantaran telah mengantongi relisensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Karena itu, usai mendapatkan relisensi itu, pertama kalinya Unikama mengelar USK pada tanggal 9 sampai 10 Februari 2021.

Tingkat uji kompetensi sendiri disesuaikan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan mata kuliah yang dipelajari selama perkuliahan.

"Peserta yang kemarin ikut dalam USK lulus semua, dan sudah bisa diterbitkan sertifikatnya. Ini perdana. Proses penerbitan sertifikat ini membutuhkan waktu karena memang harus ada verifikasi oleh BNSP dulu. Sangat ketat prosedurnya," ungkapnya saat dihubungi, Jumat (23/4/2021).

Lebih lanjut dijelaskan, dalam USK sebelumnya, berskema 3D Low Poly Model Artist dan diikuti oleh 29 mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Informatika (TI) Angkatan 2017 dan 2018. Dan pada USK kedua, digelar pada tanggal 23 sampai 24 Februari 2021 dengan skema Junior Web Developer yang diikuti oleh 37 mahasiswa aktif.

"Kedepan kita akan tambah skema-skema lain, sehingga akan lebih banyak lagi mahasiswa dari Prodi lain bisa mendapatkan sertifikat kompetensi. Sertifikat kompetensi sangat penting. Ini pengakuan dunia usaha dan dunia industri," jelasnya.

Dengan sertifikat ini, kandidat atau lulusan yang memiliki sertifikat memiliki nilai lebih dan telah diakui kompetensinya oleh dunia usaha dan industri. Pengakuan itu bahkan tak hanya dalam tingkatan nasional, namun juga di tataran Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). 

"Semoga dengan memiliki sertifikat ini bisa memudahkan para lulusan unikama dalam berkarir karena memiliki nilai plus atau sertifikat kompetensi. Kedepan skema akan ditambah sehingga akan lebih banyak sertifikat yang bisa diterbitkan," pungkasnya.

Topik
Universitas KanjuruhanUniversitas Kanjuruhan Malanglsp unikama

Berita Lainnya

Berita

Terbaru