Silaturahmi Ramadan 2021, Pemkot Batu Ajak Masyarakat Tidak Mudik Lebaran

Apr 22, 2021 20:13
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso (berdiri) (foto Muklas/BatuTIMES)
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso (berdiri) (foto Muklas/BatuTIMES)

BATUTIMES - Silaturahmi Ramadan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu diisi dengan imbau untuk tidak mudik lebaran. Upaya tersebut agar Corona Virus Disease (Covid-19) bisa segera terkendali, serta kondisi bisa cepat normal kembali.

Hal itu, seperti yang diutarakan Wakil Wali Kota Batu Ir Punjul Santoso saat Silaturahmi Ramadan di Masjid Al Amanah di Dusun Kajang, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Menurut Punjul, larangan mudik mengacu pada Surat Edaran Pemerintah Pusat tentang memperpanjang masa larangan mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Yaitu diberlakukan larangan mudik mulai 22 April sampai 24 Mei 2021. 

Dasar larangan itu termuat di adendum Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 yang dikeluarkan pada 21 April 2021.  Serta dibubuhi tanda tangan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Munardo.

Bagi Punjul pada hakikatnya, mudik adalah ingin berkumpul dengan keluarga. Bisa silaturahmi dan saling salam pada orang tuanya. Padahal, di sisi lain bapak dan ibunya, sudah sepuh semua. Dan, yang perlu diperhatikan adalah saat anak-anaknya datang dari luar kota belum tentu bebas dari virus korona.

Sebab, lanjutnya, bisa jadi saat di jalan raya atau di atas kereta, naik bus, dan naik pesawat tertular virus korona. Jadi, diimbau supaya tidak mudik lebaran Idul Fitri nanti.

"Apalagi pemudik pas datang langsung bersalaman, cipika-cipiki tanpa menjalankan prokes. Momen silaturahmi melalui perangkat daerah sepakat tidak mengizinkan pulang kampung. Solusinya bisa melalui jarak jauh. Itu semua demi mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19 yang disebabkan pergerakan penduduk," tegas Politisi dari partai PDI-P ini kepada JatimTimes.

Punjul menambahkan, bila ada famili yang sudah terlanjur datang dari luar kota, maka hendaknya melaporkan diri ke RT, RW, dan ke perangkat desa setempat. 

Tak hanya imbauan larangan mudik, dalam silaturahmi ramadan itu juga diisi terkait bahayanya narkoba. Melalui Dr. Hj. A.S Dewi, M.Pd Kepala BNN Kota Batu menyampaikan, hendaknya sesama keluarga dan masyarakat saling menjaga satu sama lain. Sebab, di masa milenial, sabu-sabu telah masuk ke pesantren. Ini menjadi miris. Maka, demi menyelamatkan anak bangsa harus ada upaya saling mengingatkan dan kesadaran mengedukasi bersama.

"Pecandu narkotika dibawa ke BNN untuk direhabilitasi. Gratis. Pengguna direhabilitasi tidak akan dipidanakan. Selama prosesnya tidak digrebek polisi," kata perempuan yang lahir di Desa Giripurno ini di depan para tamu undangan yang hadir di masjid Al Amanah.

Sementara itu, di sela-sela Silaturahmi Ramadan itu, Pemkot Batu melalui bagian Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Batu memberikan tali asih sebanyak 33 anak yatim dan 65 kaum duafa. Masing-masing orang mendapatkan Rp 500 ribu. Sekedar diketahui, pihak Kesra Kota Batu mengalokasikan anggaran Rp 2 miliar buat acara Silaturahmi Ramadan.

Masih di tempat yang sama, Rujito Kepala Desa Mojorejo menyambut baik langkah dari Pemkot Batu yang memberikan bantuan kepada orang yang kurang mampu melalui program Silaturahmi Ramadan.

"Alhamdulillah, terima kasih menyempatkan Silaturahmi Ramadan membantu warga yang kekurangan. Anak-anak bisa bergembira dan suka ria dalam lebaran nanti. Semoga bisa dilaksanakan dan menjadi agenda rutin. Dan, kuota ditambah agar manfaat lebih besar kepada masyarakat luas," kata Rujito.

Dalam acara Silaturahmi Ramadan juga dihadiri Camat Junrejo Dian Saraswati. Ikut meramaikan acara Wakil Kapolres Batu, dan Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Batu Hendry Suseno. Kemudian, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Batu Arif Saifuddin

Sebagai informasi, acara silaturahmi ramadan ini digelar secara bergiliran di tiap masjid dan musala di seluruh desa se-Kota Batu. Acara silaturahmi ramadan diadakan oleh bagian Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Batu (ADV).

Topik
anak yatim kota batudesa perreng dan kaporLarangan Mudik LebaranWawali Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru