Dorong Iklim Investasi Selama Pandemi, Disnaker-PMPTSP Kota Malang Permudah Syarat Izin Usaha

Apr 22, 2021 15:47
Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso saat ditemui diruangan kerjanya, Senin (19/4/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso saat ditemui diruangan kerjanya, Senin (19/4/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DisnakerPMPTSP) Kota Malang terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan iklim penanaman modal di Kota Malang. Salah satunya dengan mempermudah layanan perizinan.

Kepala Disnaker-PMPTSP Kota MalangErik Setyo Santoso mengatakan, salah satu upaya untuk meningkatkan iklim penanaman modal di Kota Malang pada tahun 2021 adalah dengan semakin mempermudah para pelaku usaha dalam mengurus persyaratan izin berusaha. 

"Kaitannya dengan penanaman modal, bagaimana Kota Malang bisa meningkatkan indeks easy doing bussiness. Misalnya memudahkan perizinan usaha untuk izin usaha mikro kecil," ungkapnya kepada MalangTIMES.com. 

Hal itu semakin perlu dilakukan, karena pada saat ini disampaikan Erik bahwa secara umum perekonomian masyarakat di era pandemi Covid-19 sedang mengalami decrease atau mengalami penurunan. 

"Makanya tantangan kita bagaimana bisa menciptakan iklim ekonomi yang baik. Supaya pelaku usaha ini bisa cepat pulih. Walaupun tantangannya masih pandemi ya. Karena pandemi saat ini masih belum selesai," ujar pria yang gemar berolahraga ini. 

Lanjut Erik, selain upaya mempermudah Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) juga kerap kali dari Disnaker-PMPTSP Kota Malang melakukan kerjasama lintas OPD untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha dalam menjalankan usahanya. Salah satunya dengan Diskopindag (Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan) Kota Malang. 

"Kemudian juga kita kerjasama dengan Diskoperindag, terus kemudian kita juga bantu promosi-promosi dari para pelaku usaha, utamanya yang IUMK tadi. Bagaimana bisa merambah ke digital," terangnya. 

Terkait merambah ke arah digital atau digitalisasi usaha, Erik mengatakan bahwa beberapa waktu lalu tepatnya pada hari Kamis (18/3/2021) telah diadakan agenda tahunan dari Disnaker-PMPTSP Kota Malang yang bertajuk BOA (Bergaining On Air). 

Kegiatan tahunan yang sebelum adanya pandemi Covid-19 digelar secara tatap muka, namun ketika datangnya pandemi Covid-19 kegiatan BOA pun beralih menjadi hybrid yang tersentral di NCC (Ngalam Command Center). 

"Kita kan pernah bikin event di BOA (Bergaining On Air). Itukan izin usaha mikro kecil kita bikinkan profil usahanya secara digital, kemudian profil usaha digital ini kan kalau sudah terdigitalisasi gampang menyebarluaskannya," terangnya.

Dengan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Disnaker-PMPTSP Kota Malang tersebut, para pelaku usaha khususnya pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) semakin dimudahkan terkait izin usaha dan juga promosi produk usaha dengan adanya pembuatan konten video profil produk usaha tersebut. 

"Kalau dampak real time mungkin bisa ditanyakan ke yang bersangkutan yang sudah difasilitasi. Harapan kita semakin berdaya, semakin berjaya untuk IUMK di Kota Malang," pungkasnya. 

Topik
izin usahasenpi ilegalDisnaker PMPTSP Kota MalangErik Setyo Santosoindustri kecil

Berita Lainnya

Berita

Terbaru