Disnaker-PMPTSP Kota Malang Fokus Siapkan Implementasi UU Cipta Kerja

Apr 21, 2021 19:56
Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso saat ditemui MalangTIMES.com di ruangannya, Senin (19/4/2021). (Foto: Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso saat ditemui MalangTIMES.com di ruangannya, Senin (19/4/2021). (Foto: Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Memasuki tahun 2021 pada pilar ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang akan fokus pada penyiapan implementasi Undang-Undang Cipta Kerja.

"Kalau di pilar ketenagakerjaan, secara umum di semua pilar ini kita sedang menyiapkan implementasinya Undang-Undang Cipta Kerja. Bagaimana Undang-Undang Cipta Kerja nanti dapat terealisasi, terlaksana secara smooth di daerah khususnya di Kota Malang," ungkap Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso kepada MalangTIMES.com.

Pria yang akrab disapa Erik ini menuturkan bahwa terkait fokus pada pilar ketenagakerjaan yang paling terdekat yakni kewajiban perusahaan untuk membayarkan THR (Tunjangan Hari Raya). "Kalau THR itu kan sifatnya wajib gitu. Harus sudah terbayarkan H-7 didalam Surat Edarannya Menaker. Terdapat 977 Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) di Kota Malang," terangnya.

Kemudian, Disnaker-PMPTSP Kota Malang juga mengoptimalkan komunikasi antar elemen yang terdapat didalam LKS (Lembaga Kerja Sama) Tripartit. "Mulai dari pemerintah, kemudian asosiasi pelaku usaha, kemudian serikat pekerja, serikat buruh. Kita sosialisasikan lewat sana," ujarnya.

Lalu untuk peningkatan pelayanan publik khususnya pada pegawai perusahaan terkait kewajiban pemberian THR, dikatakan Erik bahwa Disnaker-PMPTSP Kota Malang menambah layanan pada desk 13. "Ada juga desk 13 kita tambahkan, jika ada pelayanan tentang THR sudah dikasih atau ada keterlambatan begitu," tuturnya.

Untuk mengawal dan mengawasi pemberian THR kepada para pegawai perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Malang, Disnaker-PMPTSP Kota Malang juga telah membentuk tim monitoring yang tugasnya berkeliling.

"Jadi memantau perusahaan-perusahaan, sudah setor progres realisasi THR nya, kemudian juga ada kendala-kendala apa di lapangan, ya itu memantau seluruh dinamika perkembangan yang ada mendekati lebaran ini," terangnya.

Nantinya, jika terdapat perusahaan yang dalam proses pemberian THR kepada pegawai mengalami masalah, seperti keterlambatan atau bahkan tidak diberikan, Erik mengatakan bahwa selanjutnya akan dikomunikasikan kepada para pengawas di Disnaker Provinsi Jawa Timur.

"Kalau proses jika ada perusahaan yang tidak memberikan THR nya, nanti kami komunikasikan terkait proses-proses lanjutannya dengan pengawas ketenagakerjaan namanya. Pengawas Ketenagakerjaan ini, unit kerja yang berada dibawah Disnaker Provinsi Jawa Timur," pungkasnya.

Topik
Kota MalangDisnaker PMPTSP Kota MalangErik Setyo SantosoUU Cipta Kerjacipta kerja

Berita Lainnya

Berita

Terbaru