Persiapan Pengembangan Kurikulum SMK, Kemendikbud Gandeng Industri

Apr 21, 2021 18:58
Kepala Balitbang dan Perbukuan Kemendikbud Anindito Aditomo
Kepala Balitbang dan Perbukuan Kemendikbud Anindito Aditomo

MALANGTIMES - Kepala Balitbang dan Perbukuan Kemendikbud Anindito Aditomo dalam pembahasan peninjauan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menyampaikan bahwa Kemendikbud sudah melakukan persiapan pengembangan kurikulum SMK yang melibatkan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) sesuai dengan masing-masing konpetensinya.

Anindito menjelaskan akan ada beberapa pengembangan dan perbaikan kurikulum SMK yang sudah diterapkan saat ini guna meningkatkan kompetensi dari sekolah dan pelajar kedepannya nanti.

Pengembangan tersebut antara lain mencakup perubahan konteks mata pelajaran teori akademik menjadi vokasional. Mata pelajaran yang akan lebih didasarkan kepada project based learning serta ide kreatif, kewirausahaan akan diadakan selama tiga semester, dan program praktik kerja atau magang selama minimal satu semester.

Kemudian akan terdapat mata pelajaran pilihan yang bebas dipilih oleh pelajar seperti misalnya digital marketing, multimedia, bahasa asing, dan mata pelajaran berbasis logika dan teknologi digital.

Selain itu, program ko-kurikuler bersifat wajib diadakan dengan konten yang bebas dikembangkan oleh pihak sekolah dan guru menyesuaikan dengan kebutuhan sekolah.

Sambutan baik juga disampaikan okeh Ketua Bidang Pendidikan dan SDM Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperind) Yakti Suraji. Ia bersemangat dalam kajian kembali kurikulum SMK.

“Kalau program ini akan membenahi kurikulum SMK dan nantinya akan jadi lebih baik, saya sangat bersemangat. Ayo kita benahi," tandas Yakti.

Topik
pendidikan vokasiProgram Pendidikan Vokasipendidikan SMK
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru