Penenang Jiwa di Tengah Duka, NU Jatim Hadirkan Mobil Musala Darurat untuk Korban Gempa

Apr 21, 2021 16:00
Warga Dusun Krajan, Desa Majangtengah Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang yang tengah memanfaatkan mobil musholla portabel untuk shalat tarawih (Ist)
Warga Dusun Krajan, Desa Majangtengah Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang yang tengah memanfaatkan mobil musholla portabel untuk shalat tarawih (Ist)

MALANGTIMES - Dampak gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu, banyak membuat rumah di wilayah Kabupaten Malang rusak. Bukan hanya rumah yang rusak, namun tempat ibadah baik masjid maupun musala juga turut rusak. Seperti halnya yang terjadi di Dusun Krajan, Desa Majangtengah Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Disana, sebuah Musala yang selama ini digunakan untuk warga melakukan ibadah berjamaah sehari-hari, mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap dan keretakan pada beberapa sisi bangunan. Karenanya, musala tersebut kemudian tak bisa gunakan sepenuhnya untuk warga sekitar untuk melakukan ibadah, termasuk juga tarawih.

Melihat hal tersebut, NU Care Lazisnu Jawa Timur bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Region IX/Surabaya dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul portable Jawa Timur, mengahdirkan sebuah musala portable atau mobil musala. Ya, musala portabel ini menyatu dengan sebuah mobil, sehingga bisa berpindah-pindah lokasi.

Mobil musholla portabel yang berada di Dusun Krajan, Desa Majangtengah Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang (Ist)

Manajer Program NU Care-Lazisnu Jawa Timur, Taufikur Rozikin, menjelaskan, jika mobil musala ini diberangkatkan pada Selasa siang (20/4/2021) dari Kantor BSI di Komplek Ruko Juanda Bussiness Centre Sidoarjo untuk membantu masyarakat dalam menjalankan ibadah. 

Selain bantuan pokok, seperti makanan, minuman dan yang lainnya, yang sejak awal tim relawan NU juga melakukan pendampingan, sarana seperti Musala portabel ini juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk itulah kemudian NU Care-Lazisnu Jawa Timur berupaya untuk menghadirkan mobil musholla tersebut.

“Alhamdulillah kami bisa bekerjasama dengn BSI untuk menghadirkan mobil mushala yang memang sangat dibutuhkan oleh para korban untuk beribadah karena banyak masjid dan mushala yang rusak,” kata Taufik saat menyerahkan mobil mushala kepada warga setempat.

Mobil musala tersebut, lanjut Taufik, kemudian diposisikan berdampingan dengan musala yang rusak di RT 8 RW 11 untuk memudahkannya dalam Instalasi listrik maupun air untuk operasional mobil musholla tersebut. Untuk Operasionalisasi mobil musala portable tersebut, direncanakan bakal ada dilokasi itu selama dua pekan kedepan.

“karenanya, kami harapkan semoga bisa membantu kegiatan ibadah para korban selama bulan suci Ramadhan, sehingga bisa lebih tenang dan sedikit meringankan duka mereka,” jelasnya.

Warga Dusun Krajan, Desa Majangtengah Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang yang tengah memanfaatkan mobil musholla portabel untuk shalat tarawih (Ist)

Adanya mobil musala portabel itu terbukti memang sangat ditunggu dan disambut antusias warga. Usai instalasi mobil musala ini selesai. Masyarakat langsung memanfaatkannya untuk melakukan shalat berjamaah. Kemudian pada malam harinya, masyarakat begitu antusias untuk memanfaatkan mobil musholla portable tersebut untuk shalat Isyak dan salat tarawih.

“Ada sekitar 50 warga yang memanfaatkannya. Kapasitas mobil ini hanya untuk sekitar dua puluh tujuh orang. Kalau jumlah jamaahnya lebih banyak, sebagian bisa menggelar tikar di luar seperti pelaksanaan tarawih pada Selasa malam,” tambah Taufik.

Sementara itu, kedepan NU Peduli akan terus aktif dalam melakukan aksi sosial dan membantu para korban melalui posko NU Peduli. Pihaknya mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam mendukung aksi sosial NU membantu para korban yang masih membutuhkan bantuan.

Topik
Gempa BumiKabupaten Malangbocah perempuanNU Care LazisnuBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru