Vaksinasi Guru belum Merata, UAS Tingkat SMP di Kota Batu Digelar Daring

Apr 20, 2021 15:34
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

BATUTIMES - Pelaksanaan Ujian Ahkir Sekolah (UAS) tingkat SMP di Kota Batu dilaksanakan secara daring (dalam jaringan). Sebab, vaksinasi Covid-19 bagi guru di Kota Batu belum merata.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Batu, Hariadi mengatakan, belum semua guru mendapatkan vaksin. Sehingga sebagian besar masih melakukan ujian dengan sistem daring.

"UAS sudah berjalan sejak 12 April lalu hingga 23 April ke depan. Sedangkan jumlah siswa SMP kelas IX diperkirakan mencapai 1300 sehingga tidak memungkinkan untuk melaksanakan UAS secara luring secara serentak," ujarnya, Selasa (20/4/2021).

Kemudian, untuk kriteria kelulusan siswa, nantinya setiap sekolah yang akan menentukan. Ketentuan itu diambil dari hasil US. Selain itu, juga akan dilihat berdasarkan nilai-nilai tugas yang telah diberikan sebelumnya. Seperti tugas portofolio, serta tugas-tugas yang diberikan selama melakukan pembelajaran daring.

Diketahui, Tenaga pendidik yang telah mendapatkan vaksin tersebut di antaranya guru TPA 90 orang, PAUD / TK 100 orang, SMA 80 orang, SLB 45 orang, SD 25 orang, dan SMP 25 orang.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr. Susana Indahwati mengatakan, vaksinasi bagi guru di Kota Batu hingga saat ini sudah terealisasi 365 orang. "Untuk guru sudah 365 orang yang divaksin. Nanti akan dilakukan berkelanjutan dan masih menunggu pengiriman vaksin dari pemerintah pusat karena stok vaksin habis," ujarnya.

Perlu diketahui juga, Kota Batu menerapkan Pertemuan Tatap Muka (PTM) untuk tenaga pendidik dan peserta didiknya hingga Juli mendatang. Hal tersebut mengacu pada Perwali Kota Batu Nomor 6 tahun 2021 tentang pembelajaran tatap muka tahun 2020/2021 di masa pendemi Covid-19

Topik
ujian akhir sekolahBerita Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru