Peristiwa Besar yang Terjadi di Bulan Ramadan (8)

Kisah Khalid bin Walid Hancurkan Wanita Telanjang Jelmaan Berhala Terbesar di Makkah

Apr 20, 2021 09:30
Ilsutrasi berhala (Foto: Islampos)
Ilsutrasi berhala (Foto: Islampos)

INDONESIATIMES - Salah satu peristiwa penting dalam perjalanan Islam yakni "Fathu Makkah" atau Pembebasan Kota Makkah. Pembebasan Kota Makkah itu terjadi pada 10 Ramadan tahun ke-8 hijriah. 

Setelah Nabi Muhammad SAW dan 10.000 pasukan Islam berhasil menalukan Makkah, beliau lantas membersihkan daerah tersebut dari berhala. Berhala itu pun termasuk al-Uzza. 

Di mana kala itu, Nabi Muhammad SAW memerintahkan Khalid bin Walid untuk menghancurkannya. Dipantau melalui laman Youm7, dari kitab Al-Bidayah wan Nihayah, Ibnu Jarir berkata, "(berhala) itu dihancurkan pada lima hari yang tersisa dari bulan Ramadan, tahun ke delapan Hijriyah".

Sementara, dari Abuth Thufail, berkata bahwa setelah Rasulullah SAW membebaskan kota Makkah, beliau mengutus Khalid bin al-Walid ke Nikhlah yang di sana terdapat al-Uzza. Khalid lantas mendatanginya, ketika al-Uzza berada di atas 3 pohon Samurah. 

Hingga akhirnya Khalid memotong 3 pohon itu kemudian menghancurkan rumah yang ada di sana. al-Uzza sendiri merupakan berhala terbesar di Makkah. 

Setelah melakukan itu, Khalid lantas mendatangi Nabi Muhammad SAW dan memberitahukannya. 

“Apakah ‘Uzza sudah engkau hancurkan?” tanya Rasulullah.

“Sudah, wahai Rasulullah,” jawab Khalid.

“Apakah kau melihat sesuatu?” tanya Rasulullah lagi.

“Tidak ada wahai Rasulullah,” jawab Khalid dengan jujur.

“Jika begitu, engkau belum membunuhnya. Kembalilah ke sana dan hancurkan ‘Uzza!”

Khalid lantas kembali mendatangi Nakhlah yang merupakan area pemujaan al-Uzza. Ternyata di sana ada seorang wanita dalam kondisi telanjang dengan rambut terurai dan menaburkan debu di kepalanya. 

Khalid pun langsung menebas leher wanita itu dengan pedang hingga ajal menjemputnya. Kemudian, Khalid kembali kepada Rasulullah dan mengatakan hal itu kepada beliau. 

Beliaupun bersabda: "Itulah (jelmaan setan) al-Uzza". Seperti diketahui, sejak masuk Islam, Khalid bin Walid menjelma menjadi pahlawan yang tak terkalahkan. 

Hal ini tentunya atas kehendak dan pertolongan Allah SWT. Ia pun dijuluki sebagai Saifullah (pedang Allah). Hampir setiap jengkal dari tubuhnya tidak bebas dari luka dan goresan peperangan.

Ia bahkan sangat lihai dengan berbagai peralatan perang. Seperti pedang, panah dan tombak selalu menjadi mainannya sejak kecil.

Sebelum masuk Islam, komando dan strategi Khalid lah yang berhasil memukul mundur pasukan kaum Muslimin pada Perang Uhud dan Perang Khandaq. Kemudian setelah masuk Islam, ia berhasil memenangkan Perang Mut’ah. 

Ia juga menjadi panglima yang memimpin pasukan kaum Muslimin saat Fathu Makkah, perang Hunain, dan pengepungan Tha’if.

Topik
Nabi Muhammad SAWKhalid Bin Walidkoleksi ramadanPeristiwa pentingsyarat urus akta kelahir
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru